Timnas U-19 di Spanyol. (dok. PSSI)
PSSI mengajukan sebanyak 178 nama direkomendasikan menjadi prioritas penerima vaksin COVID-19 dari pemerintah.
Sekretaris Kemenpora Gatot S. Dewa Broto mengatakan pengajuan nama tersebut terdiri dari para pemain, pelatih dan ofisial tim nasional U-16, U-19, U-23 serta senior.
“Tidak hanya atlet, yang ada dalam daftar juga pelatih dan tenaga pendukung,” ujar Gatot dikutip dari Antara.
Rinciannya, dari timnas U-16, PSSI mendaftarkan nama 30 atlet, empat pelatih dan sembilan anggota tim pendukung.
Kemudian dari timnas U-19 ada 27 atlet, lima pelatih dan 18 anggota tim pendukung. Di sini termasuk pelatih asal Korea Selatan Shin Tae-yong.
Lalu, ada 36 atlet dan 10 tenaga pendukung untuk timnas U-23. Terakhir, ada 29 atlet dan 10 anggota tim pendukung dari timnas senior.
Dari daftar nama tersebut, Gatot memastikan tidak ada sosok Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan.
“Pak Ketua Umum PSSI tidak masuk dalam daftar karena memang harus adil, sama dengan yang lain,” tutur dia.
Dengan masuknya permohonan PSSI untuk vaksin COVID-19, Kemenpora memastikan sudah ada 18 federasi cabang olahraga yang mengajukan atlet, pelatih serta ofisialnya untuk menjadi prioritas penerima vaksin.
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…