Categories: KABAR KOTA

Warga Kota Bandung Mulai Aplikasikan Buruan SAE.

Buruan Sae (Sehat, Alami dan Ekonomis) terus menyebar ke berbagai sudut Kota Bandung. Termasuk di RW 07 Kelurahan Sukawarna Kecamatan Sukajadi Kota Bandung.

Untuk mengetahui secara langsung, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial pun mengunjungi kawasan tersebut.

Oded meninjau lokasi yang tersebar di kawasan itu 12 titik. Seperti budi daya ikan dalam ember, pakcoy, Terong, Salada, Kangkung dan berbagai tanaman sayuran lainnya.

Atas hal tersebut, Oded mengapresiasi wilayah tersebut dan Kelompok Pemuda Mandiri. Pasalnya watga telah bergerak dan berinovasi. Ia pun yakin wilayah tersebut bisa berkembang.

?Harapan Mang Oded dengan program ini, masyarakat terus mempercantik wilayah masing-masing,? ujarnya di RW 07 Kelurahan Sukawarna Kecamatan Sukajadi Kota Bandung.

?Buruan SAE akronim, selain Sae secara harfiah (indah) akronimnya Sehat, Alami dan Ekonomis. Jadi, mudah-mudahan program ini bisa diterapkan disemua wilayah,? tuturnya.

Menurut Oded, banyak manfaat Buruan Sae. Masayarakat bisa memanfaatkan sayuran untuk dikonsumsi. Sehingga memiliki nilai ekonomi untuk kebutuhan sehari-hari.

?Beberapa di wilayah Kota Bandung punya Buruan SAE, karena sudah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,?kata Oded.

Banyak manfaat dengan menerapkan Buruan SAE, yaitu lingkungan menjadi sehat juga sebagai pengintegrasian pengelolaan sampah.

?Dari Buruan SAE ini lingkungan menjadi sehat, karena diintegrasikan dengan pengelolaan sampah, sehingga banyak RW di Kota Bandung yang tidak buang sampah ke TPS,? jelasnya.

Sementara itu, Camat Sukajadi, Tubagus Agus Mulyadi menyampaikan, kawasan tersebut mulai memanfaatkan lahan setelah hadirnya Kampung Tohaga Lodaya. Atas inisiasi setiap warga, maka lahan dimanfaatkan untuk ditanami sayuran.

?Ini mulai kita sentuh saat diluncurkan Lembur Tohaga Lodaya. Ini cocok tempatnya dan partisipasi serta inisiatif masyarkat luar biasa,? ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Pemuda Mandiri, Bambang mengungkapkan, Buruan SAE yang berjalan 8 bulan ini telah menghasilkan berbagai sayuran yang dimanfaatkan warga.

?Bantuan dari pemerintah pun datang, seperti Budikdamper, bibit sayuran dan buah-buahan,? katanya.

Lahan yang dimanfaatkan ini, lanjut Bambang sekitar 6 meter persegi, terus ditanami sayuran dan buah-buahan sampai binatang unggas seperti ayam. Ini semua untuk warga dimanfaatkan.

?Material bangunan dari pemerintah, bibitnya yang akan ditanam juga sama. Alahamdulilah kita manfaatkan sebaik mungkin,? jelasnya.

Okan

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago