Ilustrasi (foto: net)
Pemerintah mencatat total kerugian akibat banjir yang terjadi beberapa waktu lalu diperkirakan mencapai Rp7,8 miliar.
Bencana banjir di Kabupaten Subang melanda 21 kecamatan dan lebih dari 38 ribu orang mengungsi karena rumahnya terendam.
Banjir juga merendam ruas jalan, areal sawah, sarana publik, sarana ibadah, dan lain-lain.
Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi mengatakan pemerintah mulai melakukan upaya penanganan pascabanjir menyusul banyaknya fasilitas umum yang rusak.
Dalam rapat terbatas dibahas penanganan di bidang ekonomi. Oleh karena itu diperlukan bantuan modal, pupuk, benih, pakan, serta modal usaha lainnya untuk para pembudidaya ikan atau petani.
Selain itu, pascabanjir perlu dilakukan perbaikan jalan, karena cukup banyak jalan rusak setelah terendam banjir.
Ia juga menyampaikan untuk penanganan jangka panjang akan dilakukan perbaikan tanggul dan saluran air, serta percepatan pembangunan Bendungan Sadawarna dan Cipunagara.
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…