Sandiaga Uno : Pemulihan Sektor Parekraf Tergantung Upaya Pengendalian COVID-19

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, mengungkapkan pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air berkaitan erat dengan upaya pengendalian penyebaran COVID-19.

Sandiaga mengatakan Kemenparekraf/Baparekraf ikut mendukung langkah pemerintah dalam upaya menekan laju penyebaran COVID-19 di Indonesia.

?Kita harus patuh 3M yaitu menggunakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan, jadi kita harus menekan angka penyebaran COVID-19,? kata Sandiaga.

Selain protokol kesehatan 3M, Sandiaga mengatakan dalam upaya pengendalian penyebaran COVID-19 perlu dilaksanakan 3T (testing, tracing, treatment), dan pelaksanaan vaksinasi yang merata, terutama kepada pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif. ?Jadi kita harus satu derap langkah menekan laju angka penyebaran COVID-19,? katanya.

Pengendalian angka penyebaran COVID-19, lanjut Sandiaga, juga sangat berpengaruh terhadap langkah-langkah pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Tanah Air. Seperti rencana penetapan Free COVID-19 Corridor di Bali dan Kepulauan Riau.

?Untuk itu kami mencoba berbagai langkah agar angka penyebaran COVID-19 di Bali ini terkendali, kalau bisa ditekan melalui 3T dan vaksinasi. Kita harus terus bergerak, kita harus perhatikan kemungkinan dan peluang agar dapat bertahan dan jika ada setback misalnya angka (penyebaran) COVID-19 meningkat lagi kita akan lakukan PPKM mikro yang lebih ketat lagi,? ujar Sandiaga.

Tidak hanya itu, Sandiaga menyebutkan perlu ada inovasi, adaptasi, dan kolaborasi dari kementerian dan lembaga terkait dalam rangka pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ini.

Menurutnya, ketiga pendekatan ini sangat relevan dalam upaya pemulihan dan pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Di sisi lain Sandiaga mengajak agar warga masyarakat Indonesia untuk ikut menyukseskan gerakan nasional Bangga Berwisata di Indonesia. Menurutnya, setiap tahunnya ada sekitar Rp150 triliun dana yang dihabiskan masyarakat Indonesia untuk berwisata di luar negeri.

?Jadi alangkah baiknya Rp 150 triliun ini kita realokasikan ke pariwisata di dalam negeri dengan ?bangga berwisata di Indonesia? atau #diindonesiaaja. Karena untuk saat ini kita sedang fokus menggarap segmen wisatawan nusantara,? tutur Sandiaga.

Okan

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago