Categories: HEADLINESERBA SERBI

Dispensasi Puasa Bagi Ibu Hamil dan Menyusui

Ibadah puasa Ramadhan menjadi sebuah kewajiban bagi setiap orang Islam yang telah memenuhi syarat puasa, tak terkecuali ibu hamil dan menyusui.

Namun pada keadaan tertentu, syariat memberikan kemurahan untuk bagi keduanya untuk tidak melakukan puasa sesuai ragam kekhawatiran yang ada, yakni pada dirinya sendiri (qada? dan tidak wajib fidyah), pada dirinya sendiri dan anaknya (qada? dan tidak wajib fidyah), pada anaknya (qada? dan wajib fidyah menurut pendapat paling kuat).

Dikutip dari lirboyo.net, Senin (26/4/2021), Imam an-Nawawi menjelaskan dalam kitab al-Majmu Syarh al-Muhadzdzab:

?????????? ????????????? ??? ???????? ???? ????????? ????? ????????????? ??????????? ????????? ????? ???????? ??????????? ???????????? ? ?????? ???????? ????? ????????????? ??????????????? ? ?????? ???????? ????? ????????????? ??? ????? ????????????? ??????????? ????????? ????? ??????? ????? ??????????? ?????? ???????????? ??????? ????????? ???????????? (??????????) ??????????? ???????????? ??????????? ??????? ??? ?????????????? ????? ??????? ??????????? ????? ??????????? ????? ?????????? ???????? ?? ?????? ????????? ???????? ????? ??????? ???????????? ??? ???????????? ????? ????????????? ????? ??? ???????? ????? ????? ????? ????????? ??????? ?????????? ????? ????????? ????????? ???? ???? ?????????????

?Ketika ibu hamil dan menyusui khawatir terhadap dirinya apabila berpuasa maka boleh tidak puasa dan wajib qada? serta tidak ada fidyah sebagaimana orang sakit? Konsekuensi tersebut juga berlaku apabila mereka khawatir pada dirinya dan anaknya? Apabila mereka hanya khawatir pada anaknya, bukan pada dirinya, maka boleh berbuka dan qada? tanpa perbedaan pendapat. Adapun dalam masalah fidyah sesuai beberapa pendapat yang dikemukakan mushonif. Dan yang paling shahih menurut Ashhab adalah wajib? Dan dijelaskan dalam kitab al-Buwaithi wajibnya fidyah hanya pada ibu menyusui, bukan ibu hamil karena dalam ibu hamil ada dua pendapat. Dan Abu Ali at-Thabari menukil dalam al-Ifshah bahwa Imam Syafi?i menjelaskan bahwa fidyah tidak wajib atas ibu hamil dan menyusui, akan tetapi sebatas sunah.?

Apabila mengikuti pendapat yang mewajibkan fidyah, maka harus mengeluarkan 1 mud (kurang lebih 7 ons) makanan pokok pada fakir miskin per hari.

Dery F.G

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago