Hari ini Rabu, (8/9/2021), sebanyak 1.471 sekolah menegah atas (SMA) dan sekolah menengah kejuruan (SMK) di Jabar menjalankan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas.
Namun sesuai aturan, tidak seluruh siswa bisa mengikuti PTM namun hanya sebanyak 25 persen untuk SMK dan 50 persen untuk SMA.
“Karena kalau SMK kan untuk yang praktik, jadi 25 persen karena keterbatasan alat. Tapi kalau SMA sudah di atas 50 persen,” kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Dedi Supandi.
Dalam pelaksanaannya, sekolah menerapkan sistem sif atau bergiliran sesuai waktu serta pola blok.
Dia mencontohkan terdapat sekolah yang menerapkan jam masuk pukul 07.00 WIB dan keluar jam 10.30. Setelahnya dilakukan penyemprotan disinfektan kemudia sif siang masuk pukul 13.00 WIB.
Untuk pengawasan sendiri satuan pendidikan telah ditunjuk untuk menjalankan tugas dan bila terdapat hal-hal tidak diinginkan akan ditangani puskesmas setempat.
Jika kasusnya cukup berbahaya akan dilakukan tindakan dengan membawa ke rumah sakit hingga sekolah ditutup sementara waktu.
“Terus kalau ada pemberlakuan dari pemerintah kabupaten kota yang sifatnya PPKM atau PPKM kedepan naik level lagi, maka hentikan sementara sesuai aturan di tanggal PPKM tersebut, tapi setelah selesai itu berlaku kembali,” ucap Dedi.
Dedi mengingatkan karena PTM dilakukan terbatas, pihak sekolah tetap harus memprioritaskan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sehingga seluruh siswa mendapatkan pembelajaran yang sama.
Selain itu orangtua diberikan hak pilihan buat anaknya apakah mau PTM terbatas atau PJJ, apabila pemberlakuan dari pemerintah kabupaten kota atau provinsi terkait level PPKM, maka harus tunduk dengan itu.
“Selain itu ada daftar ceklis dari izin orangtua, sarana prasarana terus evaluasi pengawas, sebagainya termasuk kursi meja 1.5 meter itu dilakukan di daftar ceklis itu,” katanya.
BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…
BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…
BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…
BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…
BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…
BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…