Categories: KABAR JABAR

PPDB 2022 Di Jabar Dimulai, Ada Penambahan Zonasi

Bandung – Bagi orang tua siswa yang akan mendaftarkan anaknya untuk masuk Sekolah Menengah Atas (SMA) dan setingkatnya di Jabar mulai mempersiapkan karena Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun 2022 akan segera dibuka.

Terdapat dua tahap penerimaan yaitu tahap pertama pada 6-10 Juni 2022 serta untuk tahap kedua pada 23-30 Juni 2022.

Kepala Dinas Pendidikan Jabar Dedi Supandi mengatakan tahun ini ada tambahan wilayah zonasi dalam PPDB SMA, SMK dan sederajat yang awalnya berjumlah 68 menjadi 83 zonasi.

“Itu untuk akomodir wilayah perbatasan. Apabila kesulitan konektivitas internet dan sebagainya seperti desa blankspot, sekolah bisa membantu,” ucap Dedi.

Tahapan PPDB 2022 dimulai dengan pembagian akun pendaftaran ke SMP dan MTs. Sedangkan untuk pendaftaran tahap pertama baru akan dimulai pada Juni 2022. Tahap pertama jalur afirmasi 20 persen. Perpindahan orang tua 5 persen. Prestasi 25 persen, Keluarga Ekonomi Tidak Mampu (KETM) 12 persen. Disablitas tiga persen. Kemudian ada anak istimewa dan anak anak kondisi tertentu, itu lima persen.

Dalam PPDB 2022 siswa-siswi dipastikan telah mendapatkan akun pendaftaran dari Kepala Cabang Dinas (KCD) masing-masing wilayah di Jabar. Siswa-siswi juga bisa mendapatkan diri di dua tahap.

Menurut dia, bahwa proses PPDB itu full daring, tetapi pihaknya sudah menyediakan pengaduan-pengaduan, yang pengaduan itupun dari mulai satuan pendidikan di sekolah, yang kedua di cabang dinas, dan ketiga di Disdik Jabar, itu bisa dilakukan dengan pola luring.

“Jadi apalagi yang terjadi kesulitan konektivitas internet dan sebagainya, seperti di beberapa desa yang statusnya masih blank spot itu, sekolah pun juga menyediakan membantu untuk melakukan itu,” imbuhnya.

Untuk aturan pendaftaran, Dedi mengatakan bahwa ada sedikit aturan berbeda dari tahun sebelumnya. Salah satunya soal syarat rapot.

“Tidak menggunakan ranking raport. Kalau dulu, untuk pendaftaran harus ada ijazah. Bisa gunakan nomor ujian sekolah. Kalu aturan yang lain hampir sama,” katanya.

 

Okan

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago