Categories: KABAR JABAR

Kadin Indonesia Prov Jabar Fasilitasi Ekspor 57 Ton Porang

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Provinsi Jabar memfasilitasi ekspor 57 ton porang petani Kabupaten Bandung ke negara China. Ekspor senilai Rp1,8 miliar ini dilakukan PT Sanindo Berkah yang beralamat di Katapang, Kabupaten Bandung.

Pelepasan ekspor porang tersebut dilakukan Bupati Bandung, Dadang Supriatna di Selasar Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Bandung, Soreang, Selasa 2 Agustus 2022. Hadir juga Ketua Kadin Indonesia Provinsi Jawa Barat Tubagus Raditya dan Perwakilan PT Sanindo Porang Berkah Dian Rahadian.

Dadang Supriatna mengatakan, permintaan porang tidak hanya diminta oleh pengusaha di Cina. Tetapi negara lain seperti Jepang pun banyak yang membutuhkan umbi-umbian yang banyak bertebaran di Indonesia, khususnya Kabupaten Bandung.

Diharapkan ekspor ini membuka kesempatan bagi para petani porang lainnya yang berada di Kabupaten Bandung. Pemkab Bandung akan menyiapkan sejumlah kemudahan bagi petani porang, seperti penyediaan lahan hingga pinjaman modal.

“Ekspor porang ini menjadi momentum yang berkelanjutan. Semoga nilai ekspornya pun terus meningkat. Pemkab Bandung akan memberi perhatian lebih dengan memberikan hibah kepada para petani agar bisa meningkatkan hasil produksinya,” ujarnya.

Ketua Umum Kadin Indonesia Provinsi Jabar, Tubagus Raditya mengatakan, ekspor porang asal Kabupaten Bandung ini membuktikan adanya potensi pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Paling penting membuka pemahaman soal potensi budidaya porang bagi para petani.

“Kadin Indonesia Provinsi Jabar akan bantu petani dalam memanfaatkan fasilitasi dari pemerintah, misalnya penyediaan lahan, pendampingan, serta fasilitas program pinjaman modal tanpa bunga. Termasuk petani dapat bersinergi bersama kemitraan industri, sehingga saling dukung dalam pusaran bisnis yang saling menguntungkan,” jelasnya.

Pria yang akrab disapa Didit ini menuturkan, pihaknya juga akan membantu mempercepat proses negosiasi perjanjian dengan negara-negara yang berpotensi menjadi pasar produk ekspor petani.

“Kami berharap, agenda pelepasan ekspor seperti ini tidak hanya seremonial semata, tetapi menjadi momentum berkelanjutan. Sesuai harapan Pak Bupati, maka nilai ekspor juga semakin meningkat,” katanya.

Wakil Ketua Umum Perdagangan Kadin Indonesia Provinsi Jabar, Indriyani mengatakan, komoditas ekspor senilai Rp1,8 miliar ini menjadi porang perdana setelah sempat terhambat sejak Juni 2020 lalu. Namun berkat komunikasi intensif dengan pengusaha China, ekspor berhasil diwujudkan setelah melalui pemeriksaan kualitas, mulai kesehatan dan keamanan.

“Semoga makin banyak pelaku usaha porang yang dapat melakukan ekspor ke sejumlah negara, mengingat pasarnya masih terbuka lebar.

Sebagai informasi, porang merupakan salah satu komoditas yang biasa digunakan untuk bahan makanan, kesehatan, obat-obatan atau farmasi. Tanaman jenis umbi-umbian ini juga dipakai dalam produk kecantikan.

 

Indri menuturkan, China telah membuka kembali kran ekspor komoditas porang . Sebelumnya ekspor serpih porang kering pernah mendapatkan penolakan dari China per 1 Juni 2020 lalu. Namun setelah menyepakati protokol baru, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Petanian dan Pemerintah China melalui The General Administration of Customs of the People’s Republic of China (GACC) telah menyepakati protokol tentang persyaratan inspeksi dan karantina untuk ekspor serpih porang kering dari Indonesia pada 28 November 2021 lalu.

PT Sanindo Porang Berkah menjadi salah satu eksportir serpih porang kering yang mendapat registrasi dari China karena sudah memenuhi semua persyaratan administratif dan teknis yang dipersyaratkan. Persyaratan yang dimaksud di antaranya kebun yang sudah diregistrasi oleh dinas terkait, registrasi rumah kemas (packing house) oleh Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD) dan registrasi instalasi karantina tumbuhan (IKT) oleh Badan Karantina Pertanian dan persyaratan teknis lainnya sebagaimana diatur dalam protokol persyaratan ekspor ke China.

Mahyr A.

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago