Di tahun lalu, Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) melesat menduduki peringkat 20 di Indonesia. Capaian tersebut cukup sempurna, mengingat selama ini IPP Jabar selalu berada di urutan buncit.
Dalam urutan 34 Provinsi di Indonesia, IPP Jabar 2019 berada diurutan ke-20 atau bergeser sebanyak 14 level dari tahun 2018 yang berada di urutan paling bawah ke-34. Dalam lima tahun terakhir, Jabar selalu di posisi lima terbawah soal IPP.
Ketua KNPI Jabar Rio F Wilantara mengatakan, raihan prestasi tersebut merupakan kerja keras seluruh elemen yang terlibat dalam pembangunan kepemudaan di Jabar. Paling penting adalah komitmen Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang menjadikan generasi milenial atau generasi Z sebagai sasaran pembangunan.
“Kita semua bergerak berkolaborasi membangun sisi kepemudaan dengan sejumlah inovasi yang digagas KNPI Jabar bersama Pemprov Jabar, serta daerah-daerah tingkat dua lainnya,” kata Rio dalam keterangan resminya, Selasa (9/2/2021).
Menurut Rio, ada lima domain yang menjadi penilaian IPP, yakni Pendidikan, Kesehatan dan Kesejahteraan, Lapangan dan Kesempatan kerja, Partisipasi dan Kepemimpinan, serta gender dan diskriminasi.
“Untuk meningkatkan IPP dibutuhkan kolaborasi dan kerja sama lintas sektoral,” jelasnya.
Menurut Rio, tak kalah pentingnya adalah peran serta pers dalam menyampaikan program kepemudaan tersebut. Selama ini pers menjadi mitra terdepan pemuda dalam raihan pembangunan tersebut.
“Tanpa pers, mustahil capaian pembangunan di tingkat bawah bisa sampai kepada publik. Ujungnya adalah penghargaan sekaligus tantangan kepada kami di KNPI untuk semakin menghadirkan inovasi dan kolaborasi mendukung visi Pak Gubernur Ridwan Kamil yaitu Jabar Juara Lahir Batin dengan Kolaborasi dan Inivasi,” ujarnya.
Di Hari Pers Nasional 2021, Rio mengucapkan selamat dan berharap pers semakin menjadi akselator perubahan, khususnya di masa pandemi seperti sekarang.
“Selamat untuk kawan-kawan pers,” kata Rio.





