Persib menjadi salah satu tim primadona bagi pesepakbola nasional, apalagi untuk pemain asal Jawa Barat. Hal tersebut juga akan membuat pemain asal Jawa Barat tampil habis-habisan jika menghadapi Persib.
Situasi ini pernah dirasakan Dedi Kusnadar ketika masih membela tim lain. Laga melawan PERSIB menjadi laga yang paling dinantikan.
Pria yang akrab disapa Dado itu menceritakan, saat melawan Persib dulu, ia akan bermain dengan penuh emosi. Dengan harapan, PERSIB akan melirik dan merekrutnya di musim berikutnya.
“Mungkin bukan hanya saya. Pemain asal Jawa Barat sepertinya seperti itu, bermain penuh emosional karena ingin menunjukkan kemampuan kepada Persib,” ucapnya.
Sebelum bermain bersama Persib, pemain asal Sumedang ini pernah membela Pelita Jaya, Arema dan Persebaya. Bahkan, ia pun pernah bermain untuk tim asal Malaysia, Sabah FA.
Ia pun masih mengingat kenangan saat masih berbaju Pelita Jaya. Kala itu, bermain ngotot menjamu PERSIB di Karawang.
“Saya berebut bola dan membuat kesalahan. Bola yang masih bisa dibuang malah saya kejar dan saya salah jatuh kemudian cedera,” kenang Dado.
Itu menjadi salah satu momen yang senantiasa diingat Dado ketika menjadi lawan untuk tim yang dibanggakannya.
“Kejadian itu jadi pelajaran pastinya. Di lapangan harus tetap profesional dan maksimal untuk tim yang dibela,” ucapnya.





