Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Setiawan Wangsaatmaja meminta seluruh derah bisa memanfaatkan energi baru terbarukan karena hal tersebut menjadi tantangan di era global saat ini.
Setiawan menjelaskan, ada tiga dimensi dalam menyediakan energi berkelanjutan, yakni keamanan energi (energy security), ekuitas energi (energy equity) yang mencakup aksesibilitas dan keterjangkauan, dan kelestarian lingkungan (environmental sustainability).
“Energi ini sangat terkait dengan lingkungannya. Jadi, kalau seumpamanya kita semakin tidak bijak dalam mengeksploitasi lingkungan, artinya bahwa lingkungan ini akan menderita dan efeknya balik lagi ke kita,” ucapnya.
Menurut Setiawan, Jabar memiliki potensi sumber daya alam yang besar. Termasuk akses daya listrik yang memadai. Jabar mempunyai Waduk Saguling, Cirata, dan Jatiluhur, sebagai sumber hydropower.
“Tinggal bagaimana kreativitas kita. Dalam forum ini, bagaimana kita mencari beberapa sumber alternatif energi yang benar-benar bisa untuk kita mengoptimalkan,” tuturnya.
Dalam acara tersebut, Setiawan pun memaparkan tantangan di bidang energi. Pertama adalah pembangunan dengan rendah karbon. Tantangan selanjutnya yakni efisiensi dan penghematan energi, energi baru dan terbarukan, infrastruktur, dan akses energi.
“Energi yang tidak terbarukan cenderung turun, yang cenderung meningkat dan harus digali, yakni energi baru terbarukan,” ucapnya.





