close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR JABAR

KPED Jabar Fasilitasi Urban Farming 1.000 Masjid

Okan
Senin, 10 Mei 2021 - 13:00:24
in KABAR JABAR
Tekan Urbanisasi, Ridwan Kamil Luncurkan Program Petani Milenial
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Urban farming atau pertanian perkotaan dapat menjadi salah satu cara efektif untuk memulihkan perekonomian sekaligus memenuhi kebutuhan pangan dalam skala rumah tangga saat pandemi COVID-19.

Sebagai upaya menggencarkan urban farming, Komite Pemulihan Ekonomi Daerah (KPED) Jabar siap memfasilitasi gerakan Urban Farming 1.000 Masjid. Masyarakat dan komunitas pun didorong untuk terlibat dalam gerakan tersebut.

Anggota Divisi Pertanian dan Ketahanan Pangan KPED Jabar Rochadi Tawaf mengatakan, urban farming dapat mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat dengan memanfaatkan lahan-lahan terbatas di perkotaan.

“Masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pangannya dalam skala rumah tangga atau komunitas,? kata Rochadi.

Selain itu, kata Rochadi, urban farming dapat memberdayakan kelompok masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19. Masyarakat dapat mempertahankan ketahanan pangan dengan menanam sayuran dan memelihara hewan ternak bernilai ekonomis di lahan-lahan sekitar tempat tinggal.

?Bila dikelola dengan baik, urban farming ini akan bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga atau komunitasnya. Bahkan di beberapa daerah bisa memenuhi kebutuhan restoran dan pasar tradisional,? ucapnya.

?Masjid tidak hanya sebagai pusat kegiatan ibadah, tapi juga sebagai kegiatan ekonomi masyarakat. Memang perlu dipersiapkan sarana dan prasarananya dari hulu hingga hilir, tapi kami siap untuk bahu-membahu dengan mayarakat dalam kegiatan ini,? imbuhnya.

Menurut Rochadi, dengan ikut dalam gerakan tersebut, kesejahteraan masjid bisa meningkat. Bagi DKM yang tertarik bergabung dalam gerakan, bisa mendaftar ke tim KPED Jabar. Selanjutnya, akan diidentifikasi, diberikan pelatihan awal, bahkan dibimbing dalam pemasaran hasil taninya.

?Pendanaannya kita gunakan crowd funding, bukan dari pemerintah tapi dari CSR, BUMN, BUMD, sponsorship, PKBL,? tuturnya.

Pendiri Urban Farming 1.000 Masjid Hadiyan Nur Sofyan menuturkan, gerakan tersebut telah dilaksanakan di beberapa masjid. Salah satunya Masjid Al-Idrisiyah di Kota Bandung. Masjid tersebut sudah bisa memenuhi kebutuhan masyarakat sekitarnya akan sayuran dan juga kebutuhan telur.

Ketua KPED Jabar Ipong Witono menyambut baik gerakan tersebut. Menurutnya, skala gerakan tersebut akan membesar seiring dengan keterlibatan banyak pihak. Ia pun berharap urban farming dapat menjadi kultur baru dalam ketahanan pangan masyarakat.

“Tidak hanya masjid, rumah ibadah lainpun semoga bisa melaksanakan kegiatan yang sama. Nanti akan kita laksanakan juga di sekolah dan pesantren. Saya percaya pemulihan ekonomi sekarang ini sangat tergantung pada peran aktif masyarakat,? kata Ipong.

?Salah satu hikmah COVID-19 adalah kemandirian warga di sektor pangan dengan menciptakan ketahanan pangan berbasis komunitas seperti urban farming ini,? tambahnya.

Sementara itu, penasehat KPED Jabar Sarwono Kusumaatmadja menilai urban farming memiliki potensi yang besar dalam menciptakan kemandirian pangan. Selain itu, urban farming dapat menjadi alternatif dalam menjaga ketahanan pangan pada masa depan.

?Pemerintah telah memiliki program untuk mengatasi krisis pangan dengan food estate, tapi tidak cukup hanya itu. Masyarakat banyak harus dilibatkan secara aktif. Masyarakat kita sudah memiliki tradisi berkebun, tinggal kita dorong sehingga bisa menjadi skala yang lebih besar lagi,” kata Sarwono.

Tags: pemprov jabar
Previous Post

Lembaga Zakat Harus Bisa Mendapatkan Kepercayaan Umat

Next Post

Jelang Lebaran, Stok Bahan Pangan di Bandung Dijamin Aman

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.