Sebanyak 36 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Jabar menjalani pemusatan pendidikan dan latihan. Mereka mendapat gemblengan penuh dari prajurit Rindam III/Siliwangi, Purna Paskibra Indonesia (PPI) Jabar, dan Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Jabar.
Pemusatan diklat Capaska Jabar ini dimulai sejak 2 – 18 Agustus 2021 di sejumlah tempat di Kota Bandung. Kegiatan ini bertujuan supaya para Capaska ini terlatih secara kompak dan disiplin, serta menjadi teladan dalam wawasan kebangsaan.
Pada Selasa 3 Agustus 2021, para Capaska ini menjalani Pemusatan Pelatihan dan Diklat Pembinaan Ideologi Pancasila Bagi Paskibraka Tingkat Prov Jabar tahun 2021, Hotel Horison Jalan Pelajar Pejuang, Kota Bandung. Kegiatan tersebut merupakan kerja sama Dispora Jabar dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI dan Badan Kesbangpol Jabar. Peserta 36 Capaska tingkat Provinsi Jabar, sedangkan khusus pembinaan ideologi diikuti seluruh capaska se Jabar sebanyak 1.207 Capaska di Jabar.
Acara dibuka oleh Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, dihadiri Kepala Dispora Jabar Engkus Sutisna, Kabid Pemuda Dispora Jabar Nizar Muhammad, dan dihadiri virtual Wakil Kepala BPIP Haryono
Kepala Badan Kesbangpol Jabar Iip Hidayat.
Menurut Uu, pemuda menjadi calon pemimpin harus menyiapkan keilmuan dan ketakwaan, agar tangguh dalam segala hal. Misalnya bisa memahami dasar negara Pancasila sebagai alat pemersatu bangsa, alat kebijakan hukum di negara kita.
?Pancasila harus dipahami, diyakini, diamalkan, harus identik memahami dan mengamalkan Pancasila. Apalagi mengamalkan Pancasila itu beragama, orang berpancasila menjalankan nilai-nilai agama,? kata Uu.
Engkus Sutisna mengatakan, para pengibar bendera pusaka ini harus melalui pelatihan dan seleksi ketat karena erat kaitannya dengan tanggung jawab negara. Mereka butuh kedisplinan supaya menjadi tim yang kompak dengan kelebihannya adalah membangun milenial yang Masagi, berilmu, berkarakter, sehat, dan takwa.
?Mereka pemuda terpilih. Sebelum masuk pelatihan, kita memastikan kesungguhan. Setelah siap, ikut pemusatan. Biar nanti ada kebersamaan, dan ada kebahagiaan,? jelasnya.
Nizar menyatakan, Jabar menjadi provinsi pertama yang mendapat apresiasi dari BPIP karena telah memberikan pembinaan Pancasila kepada Capaska.
?BPIP ingin para Capaska ini menjadi Duta Pancasila. Melalui latihan ini, mereka dikukuhkan jadi Duta Pancasila oleh kepala daerah masing-masing,? ungkapnya.
Nizar menjelaskan, kegiatan Capska berlangsung hingga 19 Agustus 2021. Mereka mendapat gemblengan dari prajurit Rindam III/Siliwangi. Di Jabar, terpilih 38 pemuda untuk menjadi Capaska. Dua orang dari Kabupaten Bogor dan Kabupaten Garut telah tepilih mewakili Jabar sebagai Capaskan Nasional.
?Dalam kondisi oandemi, dari Mensesneg sudah keluar keputusan bahwa pengibaran bendera pada peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun 2021 dilaksanakan seperti situasi normal. Namun dengan prokes ketat. Tetap dibatasi peserta upacaranya. Khusus Jabar, pengibaran bendera tidak dilaksanakan di Gasibu, tapi di halaman Gedung Sate,? ungkapnya.





