close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Tanggulangi Longsor Pangalengan, Dataran Tinggi untuk Tanaman Keras

Dery F.G
Minggu, 7 November 2021 - 18:00:52
in HEADLINE, KABAR JABAR
Tanggulangi Longsor Pangalengan, Dataran Tinggi untuk Tanaman Keras

Bupati Bandung Dadang Supriatna mengunjungi lokasi longsor di Pangalengan. foto; Humas Pemkab Bandung)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Bupati Bandung Dadang Supriatna melakukan peninjauan lokasi terdampak bencana longsor di Desa Margamulya dan Desa Pulosari, Pangalengan, Sabtu (6/11/2021).

Hujan dengan intensitas tinggi pada Minggu (31/11/2021) lalu, menjadi salah satu penyebab terjadinya bencana longsor di lima titik.

“Peninjauan baru ke dua titik terdampak, yaitu Desa Margamulya dan Pulosari. Untuk penanggulangannya kita akan gunakan dana BTT (Biaya Tidak Terduga), Senin besok sudah bisa mulai aksi,” ucap Dadang.

BTT, ujar bupati, selalu dianggarkan setiap tahun dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung. Salah satunya untuk menanggulangi bencana.

Aksi penanggulangan nanti, tutur Dadang Supriatna, akan dilakukan dengan prioritas perbaikan yang paling penting. Tentunya dengan tidak mengesampingkan sisi penyelesaian administrasi pengelolaan BTT.

Pangalengan, sebutnya, merupakan salah satu wilayah dengan kekayaan alam yang luar biasa. Salah satunya dimanfaatkan sebagai pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), bahkan mampu menyediakan lkebutuhan listrik untuk Pulau Jawa dan Bali.

Oleh karenanya, menurut pria yang akrab disapa Kang DS itu, penanggulangan dan antisipasi bencana merupakan tanggungjawab seluruh pihak (Pentahelix).

“Saya minta masyarakat yang berada di dataran tinggi, untuk menanam tanaman keras. Jangan sampai sudah kejadian menyalahkan pemerintah. Peran kita harus seimbang, karena keberhasilan penanggulangan dan antisipsi bencana ini bukan peran satu pihak. Tapi keberhasilan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Bandung,” pungkas Kang DS.

Tags: banjirbencana alambupati bandungdadang supriatnalongsorlongsor pangalengan
Previous Post

Ari Sihasale dan Nia Zulkarnaen Jagokan Jabar di Peparnas 2021

Next Post

Raih Delapan Emas, Jabar Tempel Ketat Papua di Peparnas 2021

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.