close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Minggu, 19 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR NUSANTARA

Farhan Gelar Turnamen Terbuka untuk Regenerasi Atlet akuatik Olimpiade 2032

Kurniawan
Rabu, 15 Juni 2022 - 15:28:11
in KABAR NUSANTARA
Farhan Gelar Turnamen Terbuka untuk Regenerasi Atlet akuatik Olimpiade 2032
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

BANDUNG – Ribuan atlet akuatic dari 27 kabupaten kota se Jawa Barat ijut srrta dalam ‘Bandung Open Swimming Tournament 2022’ di stadion renang UPI Bandung Jawa Barat. Kejuaraan yang menghadirkan kelas usia sampai 17 tahun ini, jadi cara akurat untuk regenerasi atlet akuatik untuk Olimpiade 2030 – 2032.

Ketua Harian Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jawa Barat, M Farhan menjelaskan, langkah regenerasi ini jadi cara terukur untuk mendapat atlet terbaik.

“Semua kelas, semua kelompok usia. Kalau Akuatik itu sebetulnya ada lima cabor khusus untuk renang, kelasnya banyak, kelas 1 sampai kelas 5, semua level. Jadi untuk bisa mendapatkan atlit elit tahun 2030 – 2032, ya mereka inilah,” ujar Farhan di Stadion Renang UPI Bandung Jawa Barat, Rabu 15 Juni 2022.

PRSI optimis atlet akuatik Jawa Barat yang masuk olimpiade semakin banyak. Farhan menilai, gelaran turnament secara rutin jadi salahsatu strategi jitu proses regenerasi. “Makanya sekarang kita bikin open tournament untuk perkumpulan seluruh Jawa Barat di kelompok usia dan ini adalah tournament pertama kelompok usia antar perkumpulan di Jawa Barat setelah masa pandemi,” katanya.

Bahkan, dengan masa pandemi yang berlangsung dua tahun mengakibatkan kualitas skill berkurang. “Kaku sekali, karena selama dua tahun kita tidak bisa bikin tournament, terakhir kita bikin itu babak kualifikasi untuk PON, udah begitu udah, plong nggak ada lagi,” terangnya.

Farhan menilai, strategi yang dilakukan merupakan pendekatan secara statistik. Dalam kejuaraan level Nasional maupun Internasional, ada beberapa cabang olahraga yang didahulukan untuk menang dalam rangka mengamankan perolehan 100 mendali pertama. “Nah, akuatik, taekwondo, dayung itu termasuk yang diutamakan untuk mendapatkan 100 mendali pertama emas,” katanya.

“Kalau bibit sekarang adalah sejak masuk kelompok usia 1-5, mereka itu harus dikasih turnament terus, tujuannya apa? supaya ada motivasi latihan, supaya mereka juga merasakan atmosfir kompetisi, atmosfir pertandingan,” katanya.

Farhan menilai, ajang turnamen untuk regenerasi atlet terbaik harus dirutinkan. “Sejak 2020 belum ada tournament seperti ini lagi, kan turnament seperti ini ijinnya kalau dulu kan engga gampang,”

“Tantangan terbesar sebetulnya adalah mengembalikan fitness level para atlet, karena mereka selama dua tahun hanya latihan tapi engga ketahuan buat apa latihannya. Jadi, fitness levelnya bukan fitness level yang siap untuk kompetisi. Makanya agak sulit bagi kita untuk mengembalikan hal itu,” tambahnya.

Perlu Program Nutrisi

Pelatih Nasional (Pelatnas) atlet Akuatik dari PRSI Jawa Barat, Donny Budiarto Utomo menjelaskan, rutinitas turnamen untuk mempunyai bibit unggul sangat dibutuhkan. Namun, menurutnya, ada hal utama lainnya yang dibutuhkan para atlet.

“Nutrisi untuk anak – anak ini kan seperti tidak diperhatikan berbeda sama negara – negara luar yang sangat detail sekali ya untuk memperhatikan dari fasilitasnya, mereka engga kesusahan cari tempat latihan,” terangnya.

Tidak hanya itu, skill kepelatihan pun harus terus update agar berdampak dalam meramu program regenerasi atlet. “Terutama untuk anak-anak kecil itu sangat penting, sering untuk bertanding juga, karena meraka kan untuk bisa meningkatkan pengalaman tanding,” katanya.

Salahsatu peserta yang ikut yaitu Sinulingga dari Bekasi Central Akuatik berharap turnamen ini dirutinkan untuk mematangkan skill dan mental untuk masuk dalam kompetisi tingkat Nasional maupun Internasional.

“Semakin rame ke depannya, penuh, semakin bagus. Target juara saya masuk PON sampai Sea Games,” terangnya.

Previous Post

Tekan Angka Pengguna Narkoba, Pemkot Bandung dan BNN Hadirkan Ruang Publik 'Bersinar'

Next Post

Pemkot Bandung dan Kadin Sepakat Kebut Pemulihan Ekonomi

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.