Kabarbandung.id – Bupati Bandung Dadang M. Naser menilai Bank Wakaf Mikro (BWM) Berkah Bersama Baiturrahman (B3) yang didirikan Pondok Pesantren (Ponpes) Baiturrahman Ciparay bisa menjadi percontohan bagi pondok pesantren lainnya.
Dengan penerapan yang sangat baik, program yang digagas pemerintah pusat tersebut mampu membantu perekonomian masyarakat sekitar.
?Seperti kita ketahui bersama, ponpes adalah sebuah lembaga pendidikan. Namun di Baiturrahman ini, dibentuk lembaga keuangan mikro syariah.”
“Insya Allah dengan berdaya secara ekonomi, ponpes bisa menyejahterakan masyarakat di sekitarnya,? kata dia.
Dia berharap penerapan program BWM B3 yang dilakukan Ponpes Baiturrahman Ciparay bisa diikuti pondok pesantren lainnya di wilayah Kabupaten Bandung.
Sementara itu Ketua Pengawas BWM B3 K.H. Yamin Kamaludin menjelaskan BWM merupakan program baru pemerintah pusat yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat sekitar pesantren. Adapun sumber dananya, kata dia, berasal dari donatur yang nantinya akan diberikan kepada nasabah.
?Awal pendiriannya, kami mendapatkan dana sekitar 4 miliar, yang berasal dari donatur. Satu miliar diperuntukan bagi nasabah, sisanya kami gunakan sebagai biaya operasional.”
“Sampai saat ini BWM B3 sudah memiliki 540 nasabah, alhamdulillah untuk tahap awal peminjaman semuanya lancar,? terang Yamin yang juga sebagai Pimpinan Ponpes Baiturrahman.
Selain memberikan kesejahteraan secara finansial, pihaknya juga memberikan pemahaman lewat kajian yang dilaksanakan semiggu sekali. Jadi secara positif BWM menimbulkan efek domino, antara lain memberikan pemahaman agar masyarakat terhindar dari riba.
?Lewat kegiatan Menghilangkan Riba dan Sebarkan 3 S (Sodakoh, Sabar dan Shalat), atau biasa disingkat Mersis, masyarakat diberikan kajian terutama terkait hukum riba. Di sini kami berusaha memberikan pemahaman, mudah-mudahan secara perlahan akan mengubah mindset masyarakat,? tambah Yamin.





