Kabarbandung.id – Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung ternyata sering ‘diteror’. Sehari sekitar 150-200 telepon masuk ke posko.
“Itu (telepon iseng) masih ada sampai sekarang. Mulai dari ngajak kenalan ke petugas, ngajak berantem, sampai sekedar niup,” kata Kabid Penanggulangan Bencana Diskar PB Kota Bandung Sihar Sitinjak, Rabu (6/3/2019).
Dari ratusan telepon yang masuk itu, mayoritas hanya sekedar iseng. Pelakunya biasanya anak-anak.
“Yang laporan bohong itu mungkin sekitar 20 persen, sisanya iseng,” ungkapnya.
Petugas yang kebetulan kebagian menerima telepon pun tidak bisa berbuat banyak. Sebab, setiap telepon yang masuk harus diangkat.
Tapi, ada cara sendiri agar petugas tidak terjebak, khususnya terkait laporan palsu kejadian kebakaran atau bencana lainnya. Petugas akan melakukan konfirmasi ke pihak-pihak terkait soal kebenaran laporan adanya kejadian atau bencana dari penelepon.
“Ketika ada yang nelepon mengatakan ada kebakaran di jalan anu, kita akan konfirmasi ke aparat kewilayahan, ke UPT terdekat, ke polsek,” jelas Sihar.
Jika ternyata benar terjadi bencana, petugas akan segera meluncur ke lokasi. Dengan cara seperti itu, petugas akan terhindar jadi korban ‘penipuan’.





