Kabarbandung.id – Pemerintah Kota Bandung gencar melakukan sosialisasi antisipasi penanganan konflik saat Pemilu 2019 mendatang.
Meski saat ini kondisi keamanan dan ketertiban Kota Bandung masuk dalam kategori kondusif, namun potensi gesekan di masyarakat tetap tinggi.
Sosialisasi dilakukan kepada seluruh anggota forum komunikasi piminan mulai dari wali kota sampai ke tingkat RT.
Selain itu informasi penanganan konflik sosial kepada para aparatur kewilayahan, babinsa, binmas, LSM, Ormas, serta unsur masyarakat lainnya. Sosialisasi ini menghadirkan nara sumber dari Polda Jabar, Kodam III/Siliwangi, dan Kementerian Dalam Negeri.
“Saya berharap forum hari ini menjadi ajang koordinasi untuk menghindari konflik. Tentu saya berharap, acara ini memberikan pencerahan dan dapat merumuskan bagaimana cara kita menangani potensi konflik di Kota Bandung.”
“Saya sudah lima tahun lebih jadi pimpinan Kota Bandung. Saya merasakan sangat kondusif. Tentu saja kita tidak boleh lengah. Maka acara seperti ini Mang Oded sangat mendukung. Kita memang harus terus sedia payung sebelum hujan,” katanya, Senin (18/3/2019).
Sementara itu Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung, Hikmat Ginanjar pihaknya telah menyiapkan skema pelaporan jika hal-hal tidak diinginkan terjadi di masyarakat.
?Polanya adalah temu cepat lapor cepat, jadi segala sesuatu ada mekanisme dan prosedurnya. Diberikan ilmu hari ini dan sering kami ingatkan supaya mengetahui sedini mungkin persoalan yang dikhawatirkan jadi konflik bisa kita reda.”
?Semuanya menjadi bagian yang ikut menangani, semua jadi polisinya sendiri. Jadi mengingatkan yang lain untuk tidak membuat kegaduhan,? ujarnya. (kuh)





