close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR KOTA

Pemkot Akan Optimalkan Pasar Tradisional

Okan
Selasa, 9 April 2019 - 11:19:31
in KABAR KOTA
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana melakukan monitoring ke Kecamatan Bojongloa Kidul, Pasar Leuwipanjang, Kelurahan Kebon Lega, dan Kecamatan Babakan Ciparay, Senin (8/4/2019). (Humas Pemkot Bandung)

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana melakukan monitoring ke Kecamatan Bojongloa Kidul, Pasar Leuwipanjang, Kelurahan Kebon Lega, dan Kecamatan Babakan Ciparay, Senin (8/4/2019). (Humas Pemkot Bandung)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Kabarbandung.id – Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana meminta PD Pasar terus berinovasi untuk memajukan pasar tradisional.

Banyaknya aset PD Pasar yang berada di lokasi strategis memiliki potensi dan dimanfaatkan menjadi kawasan lebih komersil seperti hunian di atas pasar.

Selain jadi tempat tinggal, hunian di atas pasar membuat para pedagang lebih dekat dan membuat waktu berjualan semakin maksimal.

“Kalau lihat potensi karena lokasinya bagus, saya dorong mereka (PD Pasar) berpikir komersil juga. Bisa aja basemen untuk dagangan basah, 1-2 lantai untuk keringan dan atasnya komersil,? katanya.

Namun satu catatan, PD Pasar tetap harus mementingkan pedagang dan fungsi perniagaan di lokasi tersebut tak lantas melempem. Sebaliknya, harus bisa terus meningkat.

“Pemkot sebagai pemilik PD Pasar berharap memiliki inovasi lebih produktif dan bisa berkontribusi terhadap PAD Kota Bandung. PD Pasar memiliki 37 pasar dan itu rata-rata lokasinya ?prime?. Lokasinya bernilai ekonomis tinggi. Oleh karenanya, kita dorong PD Pasar jangan hanya memikirkan retribusi, tapi harus berinovasi tanpa harus para pedagang dihilangkan?,” bebernya.

Jika bisa terealisasi, Yana ingin para pedagang tetap mendapat banyak keistimewaan.?
“Misalkan ada 50 pedangang itu mereka semua harus bisa masuk lagi. Harga ringan, dan bisa tersubsidi oleh area komersil.”

“(Pembiayaan) Tidak mungkin lewat APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah). Modal PD Pasar terbatas. Jadi harus berkolaborasi dengan pihak lain. Selama saling menguntungkan. Menguntungkan pemerintah kota, investor dan para pedagang. Itu yang jangan sampai dilupakan,” katanya.

Tags: kabar pemerintahPasar tradisionalpd pasar
Previous Post

Prakiraan Cuaca Bandung dan Sekitarnya, Waspada Hujan Disertai Petir

Next Post

Pedagang Terapkan 'Kang Pisman' di Pasar

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.