Kabarbandung – PD Kebersihan berjanji bakal memunculkan invoasi baru dengan mengacu kepada Perda Kota Bandung Nomor 9 Tahun 2018 tentang Pengelolan Sampah.
Meski tugas penyapuan dan pengangkutan bakal menjadi tugas Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung nanum PD Kebersihan akan fokus kepada bisnis, pelayanan dan teknologi.
“PD Kebersihan akan menyerahkan penyapuan dan pengangkutan sampah ke DLHK pada 2021. Kita akan lebih fokus ke bisnis, bank sampah, pelayanan khusus B3 dan sejenisnya. Teknologi juga tetap jalan di Cicabe pusat daur ulang sampah sedang dibangun itu bantuan dari PUPR,”
kata Direktur Utama (Dirut) PD Kebersihan Bermartabat, Deni? Nurdyana Hadimin.
Meski kewenangan penyapuan dan pengangkutan beralih ke DLHK, namun kolaborasi bersama PD Kebersihan tetap berjalan termasuk membahas sejumlah alternatif perubahan kelembagaan dengan status DLHK sebagai regulator dan PD Kebersihan selaku operator.
?”Sebenarnya ada beberapa alternative. Kemungkinan besar untuk pelayanan publik itu akan menjadi Perumda (Perusahaan Umum Daerah), dan ini harus dibahas. Kalau ganti harus ada perubahan dari Perdanya dari PD (Perusahaan) menjadi Perumda, dan orientasinya lebih banyak ke bisnis,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menegaskan kebersihan di Kota Bandung harus tetap terjaga. Pelayanan kepada masyarakat untk urusan sampah juga tetap menjadi prioritas.
“Saya berpesan supaya Raker ini menciptakan inovasi, kreativitas tapi juga aplikatif buat PD Kebersihan. Kuncinya tetap bisa menjaga Bandung bersih. Karena kebersihan itu muka suatu kota. Kota yang beradab adalah kota yang bersih?,” katanya.





