Kabarbandung – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung dan Balai Besar POM Jabar terus melakukan pengawasan terhadap jajanan di sejumlah wilayah di Kota Bandung.
Seperti pengecekan terhadap jajanan di sentra takjil Pusdai, Jln. Diponogero, Bandung pada Jumat (24/5/2019), para petugas tidak tidak menemukan makanan yang mengandung zat berbahaya.
Dari 20 sampel makanan yang diuji dengan test kit di mobil laboratorium BBPOM, seluruh jenis pangan dinyatakan negatif dari bahan berbahaya seperti Formalin, Boraks, Rhodamin B dan Metanil Yellow.
“Ini adalah semata-mata bentuk kewaspadaan agar bahan makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat Kota Bandung aman dari bahan-bahan berbahaya.”
?Kami bersama dinas terkait terus menginformasikan kepada pedagang agar terus menjaga keamanan pangan yang dijual. Jangan sampai ada zat-zat yang membahayakan. Juga kepada masyarakat, kami imbau untuk berhati-hati,” kata Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.
Menurut wakil wali kota, ada banyak pihak yang dirugikan jika ada produsen yang memasukkan zat berbahaya kedalam pangan yang dijual.
?Pembeli rugi karena bahaya untuk kesehatan, pedagang juga rugi karena jika terjadi pengungkapan kasus, makanan sejenis bisa tidak laku karena masyarakat tidak mau beli,? katanya.





