Kabarbandung.id – Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menginginkan kerajinan yang berasal dari Kota Bandung harus bisa menembus pasar dunia.
Menurutnya dengan keunikan dan ciri khas serta dukungan dari stakeholder, peluang tersebut cukup terbuka lebar.
Dia menjelakskan seluruh stake holder di Kota Bandung harus meningkatkan kreativitasnya. Terlebih Kota Bandung telah masuk dalam UNESCO Creative Cities Network. Sehingga, industri kreatif masih harus lebih baik lagi dari segi kualitas maupun kuantitasnya.
Ia berharap, dengan pameran The 4th Bandung Craft Exhibition di Trans Studio Mall, selama satu minggu dan diisi sekitar 50 stan, mampu mengundang daya tarik pengunjung dan menghasilkan transaksi yang memuaskan semua pihak.
“Mulai dari pakaian, asesoris, cenderamata, hingga produk lainnya harus menjadi karakter untuk industri yang berdaya saing kuat,” katanya.
Sementara itu, Ketua BPP Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (Asephi), Muchsin Ridjan memastikan, kerajinan dari Indonesia bakal mendunia asalkan para perajin mampu meningkatkan karya, baik kualitas maupun kuantitasnya.
“Mengembangkan para perajin, contohnya dengan pelatihan dan pembinaan pasar di dalam maupun luar negeri, sehingga bisa ekspor. Selain itu promosi yang berkelanjutan menjadi hal yang penting,” tuturnya.





