Cianjur – Pelaksana tugas (Plt) Bupati Cianjur Herman Suherman mengintruksikan seluruh pihak untuk antisipasi potensi pergeseran tanah di musim penghujan saat ini. Hal itu diungkapkan Herman kala meninjau posko pengungsian warga terdampak pergeseran tanah di Kampung Cibadak, Desa Sukamahi, Sukaresmi, Cianjur, Jumat (10/1/2020).
“Saya sudah menginstruksikan sejak awal agar semua pihak terkait, sigap menghadapi ancaman bencana. Alhamdulillah, di sini warga segera dievakuasi ketika melihat ada kemungkinan bencana,” ujar Herman.
Dalam peninjauan tersebut, Herman didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur Dedi Supriyadi, Camat Desa Sukaresmi, dan Kepala Desa Sukamahi. Herman pun mentajak warga untuk turut berpartisipasi dalam pencegahan dan penanggulanganan bencana di wilayah masing-masing.
“Terima kasih juga untuk semua pihak dan warga yang sudah kooperatif untuk proses antisipasi dampak bencana ini. Saya sangat fokuskan pada pencegahan bencana jangan sampai ada kerugian untuk warga apalagi korban jiwa,” bebernya.
Dalam peninjauan tersebut, Herman menyerahkan bantuan langsung berupa paket sembako dan perlatan bencana untuk warga yang terdampak berupa pangan, tenda, serta keperluan balita disiapkan untuk memenuhi kebutuhan di posko pengungsian.
Berdasarkan keterangan Camat Desa Sukaresmi Firman Edi, tercatat ada 47 rumah dari 51 Kepala Keluarga (KK) yang terancam dampak dari pergeseran tanah ini. “Seluruh paket sembako dan logistik ini kami terima dan akan langsung diserahkan kepada warga yang sedang dalam pengungsian,” kata Firman.
Pergerakan tanah, pertama kali diketahui pada Sabtu (4/1/2020) di areal persawahan warga. Lokasi retakan di areal pesawahan yang berada di atas perkampungan penduduk. Aparat desa dan dibantu BPBD Cianjur segera melakukan gerak cepat untuk mengantisipasi terjadinya dampak yang lebih parah dan mengevakuasi para warga





