Bandung – Persib Bandung merekrut Zulham Zamrun sebagai pemain anyar keempatnya. Sebuah kebutuhan atau jalan buntu pelatih Robert Alberts?
Robert sendiri menegaskan timnya butuh sosok striker matang dan kaya pengalaman. Hal itu ada dalam diri Zulham yang juga pernah diasuhnya saat sama-sama di PSM Makassar.
Ia mengaku tahu betul kualitas Zulham. Rencananya, sang pemain akan diplot menjadi striker seperti yang diterapkannya di PSM.
“Saya sudah tahu Zulham. Dia memungkinkan dan memiliki kualitas. Jadi, kami sekarang sudah lengkap dalam hal striker pelapis,” kata Robert di Stadion GBLA, Kota Bandung, Selasa (4/2/2020).
Bagi Persib, sektor penyerangan memang belum lengkap sebelum kehadiran Zulham. Di sana hanya ada Beni Oktovianto yang sudah dikontrak. Tapi, Beni tergolong pemain muda dan minim pengalaman.
Sedangkan dua striker asing, Wander Luiz dan Geoffrey Castillion belum diikat kontrak. Meski begitu, keduanya kemungkinan akan direkrut meski masih bernegosiasi dengan manajemen soal harga dan fasilitas.
Jika keduanya jadi dikontrak, Persib hanya punya tiga striker. Sedangkan dengan masuknya Zulham, opsi lini depan akan lebih banyak. Sehingga, tak hanya Beni yang akan diandalkan sebagai pelapis.
“Jangan lupa, dia (Zulham) mempunyai pengalaman. Dia sudah tahu kebutuhan di liga seperti apa,” ucapnya.
“Kini kami punya satu striker pelapis yang muda dan satu lainnya striker yang berpengalaman,” jelas Robert.
Zulham juga dinilai punya motivasi lebih bersama ‘Maung Bandung’. Sebab, sang pemain pernah meraih kesuksesan mengantar Persib menjuarai Piala Presiden 2015, menjadi topskor, serta pemain terbaik.
“Dia sudah mengenal Bandung dan pernah merasakan kesuksesan di sini. Dia lapar untuk meraih kesuksesan lagi,” tutur Robert.
Alasan lain merekrut Zulham juga dikarenakan minimnya stok striker lokal berkualitas di Indonesia. Sebab, mereka sudah diikat oleh klub lain.
“Kami memiliki tiga striker. Kami mencari striker dan dia yang tersedia,” cetus Robert.
Tegaskan Siap Bersaing
Zulham sendiri mengatakan kerinduannya pada Persib, Bandung, dan Bobotoh membuatnya mantap kembali. Ia pun rela menolak tawaran menggiurkan dari beberapa klub Liga 1 lainnya.
Hanya butuh waktu sekitar seminggu untuk proses kepindahannya dari PSM. Ia pun senang karena diterima dengan sangat terbuka dan hangat di Persib.
Di Persib, ia akan menemukan persaingan yang ketat. Di posisi striker, ia akan bersaing bersama Wander Luiz, Geoffrey Castillion, dan Beni Oktavianto.
Sedangkan di sayap sebagai posisi alaminya, Zulham harus bersaing dengan Erwin Ramdani, Febri Hariyadi, Frets Butuan, Ghozali Siregar, Beckham Putra, hingga Esteban Vizcarra. Tapi, di posisi manapun, ia menegaskan siap bersaing.
“Saya hanya ingin memberikan yang terbaik, bekerja keras, dan saya tunggu kesempatan (main) itu datang,” ujar Zulham.
Di Persib, Zulham mengaku dikontrak dengan durasi satu tahun. Tapi, jika performanya memuaskan, sodoran perpanjangan kontak akan ia terima. (bud)





