Bandung – Achmad ‘Jupe’ Jufriyanto secara mengejutkan memutuskan meninggalkan Persib Bandung. Apa penyebabnya?
Isu akan hengkangnya Jupe sebenarnya sudah berhembus sejak beberapa pekan lalu. Tapi, isu ini reda dengan sendirinya.
Itu karena Jupe sempat mengikuti program latihan di Bandung. Tapi, pada Minggu (2/2/2020), sang pemain pamit kepada seluruh anggota tim.
Pelatih Robert Alberts buka suara soal hengkangnya Jupe. Ia menyebut itu keinginan sang pemain, bukan atas kehendaknya.
“Jupe yang memintanya, itu bukan keinginan kami,” ujar Robert di Stadion GBLA, Kota Bandung, Selasa (4/2/2020).
Sebagai pelatih, ia mengaku butuh pemain seperti Jupe yang berkualitas dan sarat pengalaman. Tapi, keinginan untuk hengkang tak mampu dibendung. Ia pun tak mau memaksa sang pemain untuk bertahan.
Alasan utamanya adalah hadirnya sosok Fabiano Beltrame dan Victor Igbonefo. Jupe merasa akan sulit mendapatkan posisi inti. Apalagi di sana sudah bercokol Nikc Kuipers yang kemungkinan akan aman mengunci di posisi utama.
“Dia ada dalam rencana saya dan klub juga (untuk dipertahankan). Tapi, Jupe down ketika kedatangan Fabiano dan Victor dan dia jadi merasa tidak aman,” ungkapnya.
“Dia bertanya apakah bisa pindah ke klub lain karena merasa tidak akan cukup banyak bermain musim ini bersama Bandung,” jelas Robert.
Setelah berdiskusi, akhirnya disepakati Jupe dilepas meski sangat dibutuhkan. Ia khawatir sang pemain tidak nyaman berada di tim jika hasratnya untuk pindah jauh lebih besar ketimbang bertahan.
“Kami juga harus memperharikan itu dan mendiskusikannya. Jika tidak senang atau tidak percaya diri, ya kami akan membantunya (dengan melepasnya),” tutur Robert.
Sementara selepas ditinggalkan Jupe, ia merasa komposisi bek tengah masih cukup aman. Ia akan mengandalkan Nick Kuipers, Fabiano Beltrame, dan Victor Igbonefo.
“Tidak (akan menambah bek tengah), kami sudah punya cukup pemain,” tegsa Robert. (bud)





