Bandung – Sepulang dari kunjungan ke Jepang, Wali Kota Bandung Oded M. Danial akan mengembangkan beragam metode pengolahan sampah di Bandung.
Salah satu yang akan digagas adalah di kawasan Cicabe. Saat ini, di kawasan Cicabe sendiri telah dikembangkan pusat daur ulang (PDU) yang dikeola PD. Kebersihan Kota Bandung.
Lokasi itu nantinya akan dikembangkan untuk mencoba berbagai cara pengolahan sampah, sekaligus juga mencari metode yang paling cocok dan efektif. Sehingga, tujuan menekan produksi sampah di Kota Bandung diharapkan terwujud.
“Di Cicabe itu rencananya kita akan buat pengembangan Daur Ulang Dan pengolahan sampah. Prinsipnya sekarang berbagai metoda akan dicoba semuanya, nanti apa yang paling tepat itu yang digunakan,” ucap Oded di Balai Kota Bandung, Selasa (11/2/2020).
Sementara itu, Direktur PD. Kebersihan Gun Gun Saptari mengungkap hasil positif dari hasil kunjungan ke Jepang. Salah satunya ada kerja sama dengan pihak Kawasaki, di antaranya adalah pengembangan teknologi tepat guna terkait sampah yang akan diujicoba di Cicabe sebagai pilot project.
“Cicabe nantinya untuk ke tahap implementasinya masih ada proses koordinasi lanjutan dengan pihak JICA Jepang dan pemerintah Kawasaki. Tapi secara prinsip sudah ada kesepahaman,” ujar Gun Gun.
Gun Gun mengatakan, pada prinsipnya pelajaran berharga dari Kota Kawasaki dan kunjungan ke kota-kota yang lebih maju adalah adanya pemisahan sampah sejak dari sumber. Kemudian, dilanjut dengan pengolahan sampah baik skala kecil maupun skala besar dengan berbagai macam teknik.
Dengan program Kurangi Pisahkan Manfaatkan (Kang Pisman), sambung Gun Gun, Kota Bandung sedang mengarah ke sistem yang sama seperti diterapkan di Kota Kawasaki dengan sedikit penyesuaian dengan kondisi Bandung tentunya. Saat ini, Kota Bandung sudah mulai bergerak sekalipun butuh proses cukup panjang.
“Kunjungan ke Jepang kemarin kita menyepakati MoU kerjasama baru dengan pemerintah Kawasaki terkait transfer informasi serta teknologi penanganan permasalahan lingkungan lain selain sampah yaitu masalah air, sungai dan kualitas udara,” jelas Gun Gun. (bud)





