close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR KOTA

Ciptakan Pasar Aman, Pemkot Gandeng BPOM

Budiana
Senin, 18 Mei 2020 - 22:56:38
in KABAR KOTA
Ciptakan Pasar Aman, Pemkot Gandeng BPOM

Yana Mulyana dan Hardaningsih. (Humas Kota Bandung)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Bandung – Pemkot Bandung bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Bandung akan memberikan sertifikasi pada setiap pasar pasar di Kota Bandung.

Tujuannya, nantinya setiap pasar aman dari kandungan bahan berbahaya. Perlu diketahui sebanyak 97 persen bahan baku makanan berasal dari luar Kota Bandung. Meski begitu Pemkot Bandung akan terus memperketat pengawasan bersama BPOM. Tujuannya, bahan bahan pangan yang dijual di kota Bandung termasuk kategori aman.

“Setiap pasar memerlukan label dari instansi yang berwenang. Saya pikir BPOM itu satu instansi berwenang yang mengeluarkan label itu. Jadi menambah tingkat keyakinan masyarakat untuk berbelanja di pasar pasar tradisional di Kota Bandung,” Ujar Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana, Senin (18/05/20)

Yana menambahkan, dengan menggandeng BPOM dapat menciptakan program pasar aman dan memberikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin berbelanja.

“Komitmen para pedagang sebagai pelaku usaha di pasar menjadi kunci keberhasilan progmam ini. Terutama dalam rangka perlindungan konsumen juga,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Badan pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Bandung Hardaningsih memaparkan, ini merupakan program mengamankan pasar dari bahan berbahaya. Contohnya, pasar tradisional yang menjual bahan baku dan nantinya akan diolah menjadi pangan.

“Kita akan periksa kandungan setiap makanan dari bahan kimia seperti formalin, boraks, pewarna tekstil dan rodamin B. Nanti teknisnya kita bekerja sama dengan Pemkot Bandung. Kita harus edukasi dan memberikan pemahaman kepada mereka (pedagang) untuk tidak menjual itu,” katanya.

Dengan menegakkan prinsip dan konsistensi, BPOM akan menyurvei beberapa kali ke setiap pasar untuk memastikan pasar yang terkait aman

“Kita akan sering survei dan mereka (pedagang) masih konsisten menjual makanan aman, maka kita akan kasih reward atau penghargaan bersama pak wali sebagai pasar yang aman dari bahan berbahaya,” tuturnya. (bud)

Tags: bandungbpomkabar bandungkabar kotakota bandungkulinermakananpanganPasarpasar sehatwakil wali kota bandungYana Mulyana
Previous Post

Bayar Pajak di Bandung Bisa Pakai Sampah

Next Post

Kompaknya Warga Cicendo Melawan Corona

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.