close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR KOTA

Bandung Anggarkan Rp126,3 Miliar untuk Bantu Puluhan Ribu Siswa dan Mahasiswa

Okan
Rabu, 5 Agustus 2020 - 13:21:47
in KABAR KOTA
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menganggarkan dana sebesar Rp126..353.160.000 untuk membantu warganya tetap bisa mengenyam pendidikan pada tahun 2020 ini. Anggaran tersebut untuk membantu 56.376 siswa dan mahasiswa Rawan Melanjutkan Pendidikan (RMP).

Bantuan tersebut terdiri dari bantuan pendidikan dan bantuan personal

Untuk bantuan pendidikan diberikan kepada 38.255 siswa sekolah swasta dan mahasiswa. Mereka terdiri dari 7.556 siswa SD, 10.565 siswa SMP, 4.515 siswa SMA, 12.038 siswa SMK, dan 3.581 mahasiswa.

Sedangkan bantuan yang akan disalurkan yaitu sebesar Rp2.160.00 per siswa SD, Rp4.275.00 (siswa SMP), Rp2 juta (siswa SMA/SMK), dan Rp 4,8 juta untuk mahasiswa.

Untuk bantuan personal diberikan kepada 18.121 siswa SD dan SMP. Total bantuan personal yaitu sebesar Rp14.572.025.000. Dari jumlah tersebut diberikan kepada 7..556 siswa SD sebesar Rp775.000 per siswa.

Sedangkan untuk siswa SMP berjumlah 10.565 siswa dengan bantuan sebesar Rp825.000 per siswa.

Semua bantuan tersebut berdasarkan proposal yang masuk ke Pemkot Bandung. Proposal bantuan pendidikan yang masuk berjumlah 448 proposal. Sedangkan untuk bantuan personal sebanyak 219 proposal.

Kepala Seksi Kelembagaan dan peserta didik PPSD Kota Bandung, Risman Al Isnaeni mengungkapkan, data ini adalah siswa ini RMP di tahun 2019.

“Alhamdulillah di Juni lalu sudah tersalurkan sebanyak 50 persen,” katanya di Balai Kota Bandung.

Ia memprediksi, pada tahun 2021 mendatang, jumlah siswa RMP akan mengalami peningkatan. Hal itu terkait dengan kondisi ekonomi saat ini yang melemah akibat pandemi Covid-19.

“Untuk itu, perlu ada pendataan agar warga yang terdampak bisa terdaftar dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial),” katanya.

Previous Post

Wakil Wali Kota Sosialisasi Aturan Baru AKB di Pasar

Next Post

Paskibraka Kota Bandung Siap Jadi Petugas Upacara 17 Agustus

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.