close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home SERBA SERBI

Seledri Bikin Rambut Bayi Lebat, Aman Enggak?

Budiana
Jumat, 8 Januari 2021 - 11:46:39
in SERBA SERBI
Seledri Bikin Rambut Bayi Lebat, Aman Enggak?

Ilustrasi (Daria Shevtsova/Pexels)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Indonesia kaya akan berbagai rempah bermanfaat. Salah satunya seledri yang diyakini bisa membuat rambut bayi tumbuh subur dan tebal.

Seledri biasanya akan ditumbuk dan ditempelkan di kepala bayi. Lama-kelamaan, rambut bayi akan tumbuh lebih lebat dan hitam.

Karena dianggap berkhasiat, cara tradisional seperti ini masih dilakukan turun-temurun hingga kini. Bahkan, di era modern seperti sekarang, masih banyak yang melakukannya.

Selain seledri, ada juga kemiri yang diyakini bermanfaat. Khusus kemiri, biasanya yang digunakan sudah berupa minyak. Lantas, amankah penggunaan seledri atau kemiri ini bagi bayi?

Dokter spesialis kulit dan kelamin Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung Reiva Farah Dwiyana mengatakan ramuan herbal memang memiliki manfaat baik. Ramuan herbal pun boleh digunakan untuk bayi, termasuk seledri dan kemiri untuk membuat rambut tumbuh lebat.

“Kalau yang tradisional, yang langsung diberikan ke kulit kepala bayi, memang sejauh ini yang saya tahu seledri dan kemiri,” ujar Reiva.

Menurutnya, seledri dan kemiri boleh saja digunakan pada bayi. Namun, ada hal yang harus diperhatikan orang tua.

“Itu (penggunaan seledri atau kemiri) boleh saja, asal tidak menimbulkan efek samping,” jelasnya.

Beberapa efek samping itu di antaranya iritasi dan eksim. Kondisi ini akan membuat si kecil justru merasakan gatal yang hebat. Alih-alih rambut tumbuh lebat, si kecil justru akan tersiksa.

Karena itu, orang tua diharapkan lebih peka. Jika menggunakan ramuan tradisional seledri, kemiri, atau ramuan lainnya, perhatikan baik-baik apakah ada efek samping atau tidak bagi si kecil.

“Kalau sudah seperti itu (terjadi efek samping), enggak boleh (diteruskan). Kalau sedikit-sedikit diberikan, ada hasilnya, enggap apa-apa, terusin aja selama enggak ada efek sampingnya,” tutur Reiva. (bud)

Tags: anakbayiherbalkabar bandungkesehatanparentingrambutramuan herbalserba serbi
Previous Post

Warga Kerja Bakti, Ada Lubang Diinjak, Isinya Mengerikan

Next Post

Komentar Soal Chacha Sherly Bikin Cita Citata Tersinggung, Iis Dahlia Minta Maaf

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.