Irfan Hakim akhirnya mengakui terinfeksi virus corona. Awalnya dia sempat takut mengabarkan karena khawatir dikucilkan.
Kondisi Irfan Hakim tersebut diunggah dalam akun youtube miliknya bernama deHakims dengan judul ‘KAPOK..! GUE GAMAU KENA LAGI!’, Kamis (7/1/2021).
“Dulu tahun 90an di Bandung, gue pernah aktif di yayasan AIDS mendampingi teman-teman penderita HIV yang dijauhi lingkungannya. Saat itu sangat tabu sekali. Mereka sembunyi-sembunyi mengakui HIV,” cerita Irfan Hakim.
“Di 2020, gue sempat dekat dengan secara langsung dengan orang dengan gangguan jiwa, ODGJ. Mereka juga termasuk orang yang diterlantarkan dan dijauhi orang-orang,” katanya.
Kini, dia akhirnya tahu bagaimana perasaan mereka semua semenjak dinyatakan positif Covid-19.
“Sekarang gue Covid-19 yang masih buat orang masih ditakuti dan enggan buat berdekatan dengan orang positif karena takut tertular. Nah gue ngerasain juga di Covid-19,” kata Irfan Hakim.
Host D’Academy menuturkan kalau memiliki rasa takut dijauhi dan jadi bahan gunjingan orang lain. Bapak lima anak ini tidak memungkiri bahwa penyakit Covid-19 penularannya cukup cepat.
“Ada perasaan sungkan, takut mengakui kalau gue kena virus Covid-19. Takut menularkan orang yah pasti. Tapi ada rasa dikucilkan. Takut dijauhi. Mungkin nggak hanya gue doang, tapi orang-orang yang terkena virus Covid-19,” bebernya.
“Memang menakutkan iya, mematikan orang katanya iya. Buat orang tertentu dan kondisi tertentu bisa mematikan. Tapi buat orang lain mungkin bisa kayak virus biasa,” imbuhnya.
Karena itu, dia meminta kepada masyarakat agar tidak memandang sebelah mata orang yang positif Covid-19. Dia berharap mereka tidak dikucilkan.
“Jadi please jika ada orang yang kena Covid-19, dihindari mungkin iya buat keselamatan diri karena ada protokolnya. Tapi jangan digunjingkan kalau positif. Padahal ini bisa kena dengan siapa pun,” ucapnya.
“Jangan please jangan dicemooh, jangan dipandang rendah. Karena bisa terjadi ke Anda juga. Kalau bisa ditenangin biar dia nggak stres,” tambahnya.
Sekedar diketahui, Irfan Hakim dinyatakan positif virus corona akhir 2020. Semenjak itu, dia pun menjalani isolasi mandiri di rumah.





