close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home SERBA SERBI

Keseringan Main Ponsel Buat Mental Anak Memburuk

Okan
Kamis, 14 Januari 2021 - 09:23:26
in SERBA SERBI
Keseringan Main Ponsel Buat Mental Anak Memburuk
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Berdasarkan penelitan, menghabiskan waktu dengan ponsel bisa mengakibatkan kerusakan mental bagi anak-anak sejak usia dua tahun.

Kendati hanya satu jam di depan layar, anak-anak dan dewasa mungkin kehilangan rasa ingin tahu, pengendalian diri rendah dan stabilitas emosi rendah, yang menyebabkan meningkatnya risiko kecemasan dan depresi.

Para peneliti di Amerika Serikat yang dipublikasikan jurnal Preventive Medicine Reports, dilansir Independent, Senin 5 November 2018 menemukan, mereka yang berusia 14 hingga 17 tahun lebih berisiko terhadap dampak buruk tersebut, namun ada korelasi pada anak-anak yang lebih kecil dan balita yang otaknya masih berkembang.

Penelitian menemukan anak-anak prasekolah yang sering menggunakan layar kemungkinan dua kali kurang sabar. Penelitian tersebut juga menyatakan, sembilan persen dari anak berusia 11 sampai 13 tahun yang menghabiskan waktu satu jam per hari di depan layar itu malas pelajari hal-hal baru, sebuah angka yang meningkat menjadi 22,6 persen bagi mereka yang menghabiskan waktu di depan layar selama tujuh jam per hari atau lebih.

Profesor Jean Twenge dari San Diego State University dan Profesor Keith Campbell dari University of Georgia mengatakan setengah dari masalah kesehatan mental terbentuk sejak usia remaja. Sehingga, ada kebutuhan mendesak untuk mengidentifikasi faktor yang terkait dengan masalah kesehatan mental yang dapat menerima intervensi dalam populasi ini, karena sebagian besar di masa sebelumnya itu sulit atau tidak mungkin untuk terpengaruh.

Kedua profesor tersebut mendesak orangtua dan guru mengurangi waktu anak menghabiskan waktu daring, bermain video atau menonton televisi dalam upaya memerangi hal tersebut.

The National Institute of Health menyatakan kalangan muda menghabiskan waktu di depan layar rata-rata lima sampai tujuh jam di waktu senggang mereka.

Twenge, yang banyak menulis mengenai masalah penggunaan ponsel pintar untuk anak, menyarankan untuk menerapkan batasan dua jam.

Penelitian ini melibatkan data lebih 40.000 anak berusia dua sampai 17 tahun di Amerika Serikat, disediakan oleh orangtua untuk survei kesehatan nasional pada tahun 2016.

Tags: bahaya ponselPonsel
Previous Post

Kelangkaan Pupuk di Cirebon, Pemerintah Akui Terkendala Distribusi

Next Post

Kasus Kecelakaan Sriwijaya Air, Seluruh Pesawat Boeing Classics Akan Diinpeksi

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.