Basarnas mencatat 105 orang meninggal dunia, 3.369 luka-luka dan 89.524 orang terdampak serta mengungsi akibat gempa bumi berkekuatan 6,2 magnitudo yang mengguncang Kabupaten Mamuju sertaKabupaten Majane, Sulawesi Barat, Jumat (15/1/2021).
“Korban meninggal dunia akibat gempa bumi itu berjumlah 105 orang, yakni sebanyak 95 orang di Kabupaten Mamuju dan 10 orang di Kabupaten Majene,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju Saidar Rahmanjaya.
Dia mengatakan kini tim gabungan sedang melakukan validasi data guna memberikan santunan kepada ahli waris.
“Pemberian santunan tersebut telah di proses oleh Kemensos. Kita berharap agar semua korban meninggal dunia dapat tervalidasi datanya, sehingga akan mempercepat proses pemberian santunan ke ahli warisnya masing-masing,” katanya.
Selain itu berdasarkan data BNPB, kerusakan yang disebabkan oleh gempa bumi yaitu di Kabupaten Majene satu Kantor Danramil rusak, 17 fasilitas kesehatan, 4.122 rumah dan sebanyak 32 fasilitas ekonomi dan perkantoran yang rusak.
Di Kabupaten Mamuju, tercatat 3.741 rumah rusak, satu hotel, satu minimarket, kantor gubernur, lima unit fasilitas kesehatan, tiga jembatan rusak dan satu pelabuhan.
Total kerugian akibat gempa tersebut ditaksir mencapai Rp829,1 miliar.





