Hampir setahun pandemi COVID-19 terjadi di seluruh dunia termasuk Indonesia. Dampak besar dialami banyak pihak termasuk bisnis perhotelan.
Pada awal kemunculan COVID-19 membuat masyarakat takut untuk berlibur atau menginap bukan di tempatnya sendiri membuat angka keterisian kamar hotel sangat rendah.
Belum lagi ditambah kebijakan pemerintah akibat meningkatnya angka positif COVID-19 membuat bisnis ini semakin merosot.
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Jawa Barat mencatat terdapat ratusan hotel di Jawa Barat yang bangkrut dan terpaksa gulung tikar alias tidak beroprasi lagi.
“Yang jelas yang sudah tutup dan belum buka lagi sudah banyak, terpuruk. Ini kan sudah melebih Januari memasuki Februari COVID-19 belum pulih,” kata Ketua PHRI Jawa Barat, Herman Muchtar.
Menurutnya hotel yang paling banyak mengalami kebangkrutan yakni di wilayah Kota Bandung, Jawa Barat. Karena, kata dia, wilayah itu yang paling terdampak ketika kunjungan wisatawan menurun.
“Kota Bandung cukup banyak (hotel bangkrut), kayankya gitu,” kata Herman.





