close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR KOTA

Keren, RW di Bandung Sanggup Kelola Sampah Organik Hingga 90 Persen

Okan
Jumat, 5 Februari 2021 - 19:15:52
in KABAR KOTA
Keren, RW di Bandung Sanggup Kelola Sampah Organik Hingga 90 Persen
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Penerapan program Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan (Kang Pisman) kini terus berkembang. Hal itu juga yang terjadi di RW 07 dan RW 10 Kelurahan Cihaurgeulis Kecamatan Cibeunying Kaler Kota Bandung.

Ketika Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meninjau Kawasan Bebas Sampah (KBS) di RW 07 dan RW 10, Kelurahan Cihaurgeulis Kecamatan Cibeunying Kaler Kota Bandung, para warga mampu mengolah sampah dengan baik.

Lokasi pertama yang Oded kunjungi yaitu RW 10 Kelurahan Cihaurgeulis, tepatnya di jalan Muararajeun ketika sampah mampu diolah menjadi makanan bagi maggot maupun hewan lainnya.

Tak hanya itu, seperti biasa penerapan budi daya ikan dalam ember. Tak lupa yang di dalamnya juga hadir kangkung.

Oded pun mengapresiasi hal tersebut. Pasalnya lingkungan menjadi bersih dan sampah pun bisa dikelola mulai dari sumbernya.

“Saya apresiasi warga dengan binaan DLHK dan unsur terkait. Tolong lurah dan camat, RW yang lain juga harus diedukasi. Jadi tidak RW di sini aja, yang lain juga bisa diedukasi,” pintanya.

Ia menuturkan, pada kepemimpinannya akan terus memperbaiki urusan sampah. Salah satu indikatornya, masyarakat memiliki budaya kebersihan.

“Pertama karena sesungguhnya indikator masyarkat yang punya budaya yaitu warga yang lingkungannya bersih,” jelas Oded.

Usai meninjau lokasi RW 10, lanjut meninjau RW 07. Oded pun sekaligus meresmikan Budi Daya Ikan Dalam Ember (Bukandsmber) dari kawasan tersebut.

Tak hanya itu, kawasan RW 07 pun warganya sudah 90 persen mengelola sampah organik. Di setiap rumah juga memiliki Lodong Desa Dapur (Loseda), yang bisa dimanfaatkan untuk maggot.

“RW 07 ini 90% pengelolaan sampah organiknya, ini luar biasa karena telah banyak mengikuti arahan,” tuturnya.

Tags: pemkot bandung
Previous Post

Ridwan Kamil: PPKM Efektif Tingkatkan Kedisiplinan Warga

Next Post

Pertumbuhan Ekonomi di Jabar 'Mandeg' Selama 2020

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.