close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Minggu, 19 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Gerakan Kang Pisman Ala Kelurahan Kujangsari

Kurniawan
Jumat, 22 Februari 2019 - 08:04:24
in HEADLINE
Gerakan Kang Pisman Ala Kelurahan Kujangsari

Ilustrasi sampah/Dani

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Kabarbandung.id – Pemerintah Kota Bandung tengah gencar untuk menangangi dan mengurangi volume sampah yang menjadi permasalahan utama. Gerakan kurangi, pisahkan, dan manfaat sampah atau disebut Kang Pisman menjasi salah satu upaya untuk memanfaatkan sampah menjadi bermanfaat.

Kelurahan Kujangsari, Kecamatan Bandung Kidul, menjadi salah satu wilayah di Kota Bandung yang tengah gencar melakukan program Kang Pisman. Sebanyak 8 dari 9 Rukun Warga (RW) telah menjalankan program tersebut hingga kembali menjadi manfaat.

“Semuanya sudah memilah sampah dari rumah. Karena di kita ada sistem punishment. Kalau nggak dipilah, nggak diangkut. Sedangkan satu RW lainnya baru sampai di tingkat pemilahan dari rumah,” ujar amat Bandung Kidul, Evi Hendarin.

Pengangkutan sampah oleh petugas di kewilayahan yang sudah terlatih. Para petugas bisa mengenali pemilahan sampah. Petugas membawa sampah yang terpilah ke ke tempat pembuangan sementara. Ada 29 titik pembuangan sampah khusus yang sudah terpilah.

Evi mengungkapkan, setiap Jumat dan Sabtu, warga secara rutin beraktivitas di Bank Sampah Kujang Ngahiji. Warga yang membentuk bank sampah tersebut dan setiap Jumat, warga menyetor, mencatat, dan menimbang sampah. Sedangkan di Sabtu, warga melaksanakan PPO, alias Pilah-Pilih-Olah.

“Jadi mereka memisahkan mana yang bisa didaur ulang, lalu diolah. Ada yang jadi taplak, karpet, bagus-bagus pokoknya,” sambungnya.

Sementara itu, sampah organik juga diolah dengan skema peuyeumisasi atau fermentasi. Sampah tersebut kemudian menjadi pupuk kompos menggunakan Mikro Organis Lokal (MOL).

Evi menjelaskan, kegiatan tersebut menjadikan Kujangsari sebagai salah satu wilayah dengan predikat Kawasan Bebas Sampah. Kelurahan-kelurahan lain juga melakukan hal serupa dengan modifikasi program yang beragam.

“Kita berharap semua wilayah bisa sepenuhnya melaksanakan ini. Sampah kita 60% organik. Jadi kalau bisa termanfaatkan, akan bisa menurunkan jumlah sampah,” harapnya. (kur)

Tags: kabarbandungkang pismankebersihankecamatan bandung kidulkelurahan kujangsarikota bandungsampah
Previous Post

Pilah Sampah Sejak di Rumah

Next Post

Keramahan Bisa Jadi Daya Tarik Wisatawan ke Bandung

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.