Categories: HEADLINE

Gerakan Kang Pisman Ala Kelurahan Kujangsari

Kabarbandung.id – Pemerintah Kota Bandung tengah gencar untuk menangangi dan mengurangi volume sampah yang menjadi permasalahan utama. Gerakan kurangi, pisahkan, dan manfaat sampah atau disebut Kang Pisman menjasi salah satu upaya untuk memanfaatkan sampah menjadi bermanfaat.

Kelurahan Kujangsari, Kecamatan Bandung Kidul, menjadi salah satu wilayah di Kota Bandung yang tengah gencar melakukan program Kang Pisman. Sebanyak 8 dari 9 Rukun Warga (RW) telah menjalankan program tersebut hingga kembali menjadi manfaat.

“Semuanya sudah memilah sampah dari rumah. Karena di kita ada sistem punishment. Kalau nggak dipilah, nggak diangkut. Sedangkan satu RW lainnya baru sampai di tingkat pemilahan dari rumah,” ujar amat Bandung Kidul, Evi Hendarin.

Pengangkutan sampah oleh petugas di kewilayahan yang sudah terlatih. Para petugas bisa mengenali pemilahan sampah. Petugas membawa sampah yang terpilah ke ke tempat pembuangan sementara. Ada 29 titik pembuangan sampah khusus yang sudah terpilah.

Evi mengungkapkan, setiap Jumat dan Sabtu, warga secara rutin beraktivitas di Bank Sampah Kujang Ngahiji. Warga yang membentuk bank sampah tersebut dan setiap Jumat, warga menyetor, mencatat, dan menimbang sampah. Sedangkan di Sabtu, warga melaksanakan PPO, alias Pilah-Pilih-Olah.

“Jadi mereka memisahkan mana yang bisa didaur ulang, lalu diolah. Ada yang jadi taplak, karpet, bagus-bagus pokoknya,” sambungnya.

Sementara itu, sampah organik juga diolah dengan skema peuyeumisasi atau fermentasi. Sampah tersebut kemudian menjadi pupuk kompos menggunakan Mikro Organis Lokal (MOL).

Evi menjelaskan, kegiatan tersebut menjadikan Kujangsari sebagai salah satu wilayah dengan predikat Kawasan Bebas Sampah. Kelurahan-kelurahan lain juga melakukan hal serupa dengan modifikasi program yang beragam.

“Kita berharap semua wilayah bisa sepenuhnya melaksanakan ini. Sampah kita 60% organik. Jadi kalau bisa termanfaatkan, akan bisa menurunkan jumlah sampah,” harapnya. (kur)

Kurniawan

Recent Posts

Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

BANDUNG - Meski jumlah warga keturunan Tionghoa di Indonesia hanya 4,5 persen dari jumlah penduduk…

2 tahun ago

Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

BANDUNG : Sebagai tindak lanjut acara Abah Anies Ngajabarkeun pada MInggu 28 Januari lalu, simpul…

2 tahun ago

Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

BANDUNG - Setelah melalui proses dan perjuangan yang cukup panjang, Vic Fadlin akhirnya berhasil dinobatkan…

2 tahun ago

Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

BANDUNG - Calon Presiden (Capres) Anies Baswedan bersafari politik pada Minggu 27 Januari 2023 di…

2 tahun ago

Anies Minta Rakyat Riang Gembira di Pemilu 2024

BANDUNG - Ribuan masyarakat Jabar berkumpul di lapangan Tegalega, Kota Bandung, Minggu 28 Januari 2024…

2 tahun ago

Golkar Rapat Konsolidasi di Bandung Dihadiri 3 Ribu Saksi TPS

BANDUNG - Partai Golongan Karya (Golkar) Jawa Barat melakukan konsolidasi pemenangan pada Pemilu 2024 di…

2 tahun ago