close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Minggu, 19 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR KOTA

Toleransi di Bandung Dicontoh Australia

Okan
Rabu, 13 Maret 2019 - 10:33:02
in KABAR KOTA
Duta Besar Australia untuk Indonesia Gary Quinlan (Bud/ Kabarbandung)

Duta Besar Australia untuk Indonesia Gary Quinlan (Bud/ Kabarbandung)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Kabarbandung.id – Kota Bandung menjadi percontohan dalam bidang toleransi umat beragama oleh pemerintah Indonesia dan Australia.

Karena itu, Kota Bandung dipilih jadi tuan rumah Dialog Lintas Agama Indonesia-Australia. Dialog digelar di salah satu hotel di Kota Bandung.

Dalam dialog itu dibahas berbagai hal tentang toleransi umat beragama. Harapannya, akan lahir berbagai hal untuk dikembangkan di masing-masing negara demi menegakkan toleransi.

“Bandung memiliki masyarakat yang multikultur. Bandung merupakan pusat pendidikan, banyak pelajar (dengan berbagai latar belakang) dari seluruh Indonesia datang ke Bandung. Tapi, Bandung mengembangkan sikap toleran di kotanya,” kata Dirjen Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri Cecep Hermawan, Rabu (13/3/2019).

Selain dialog, kegiatan juga akan dirangkaikan dengan pemutaran film tentang tolerani. Puluhan orang yang hadir mewakili Indonesia dan Australia pun diharapkan bisa mengambil pelajaran dari film tersebut.

Besok, kegiatan akan dilanjutkan dengan peninjauan ke lokasi toleran di Bandung yang jadi percontohan. Area yang akan dikunjungi adalah Gang Rohana yang merupakan Kampung Toleransi. Selain itu, Masjid Lautze juga akan dikunjungi.

Dua lokasi itu secara khusus jadi bukti untuk memperlihatkan secara nyata toleransi di Kota Bandung kepada delegasi Australia.

Duta Besar Australia untuk Indonesia Gary Quinlan mengatakan kondisi Australia dan Indonesia tidak jauh berbeda. Di Australia, masyarakatnya majemuk alias memiliki beragam perbedaan seperti Indonesia.

Tapi, ada satu garis besar yang sama-sama dimiliki Australia dan Indonesia untuk terus dikembangkan, yaitu toleransi dalam kemajukan.

“Australia dan Indonesia memahami demokrasi yang maju dan kuat yang saat ini dinikmati oleh kedua negara adalah berkat kemajemukan masyarakatnya,” tutur Gary. (Bud)

Tags: australiakabar pemerintahanoded m danial
Previous Post

Bandung Jajaki Kerjasama Dengan Australia

Next Post

Pemkot Bandung Bahas Kerja Sama Dengan Garuda

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.