Kabarbandung.id – Pelayanan kesehatan menjadi salah satu program yang menjadi perhatian Pemerintah Kota Bandung.
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menjelaskan demi merealisasikan tujuan ini diperlukan kerja sama dari banyak pihak termasuk perawat yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan.
Pemkot Bandung memiliki banyak program kesehatan yang membutuhkan bantuan tenaga perawat berpengalaman, seperti Layad Rawat.
Oleh karena itu, Oded mengajak kepada 8.200 perawat di Kota Bandung untuk berkolaborasi menyukseskan program-program pemerintah. Ia yakin, kolaborasi ini akan berdampak besar khususnya bagi kemajuan kesehatan di Kota Bandung.
“Saya sangat berharap para perawat bisa memberikan pelayanan prima kepada para pasien di rumah sakit maupun di layanan kesehatan.”
“Kolaborasi harus terus kita bangun. Karena sekomprehensif apapun wali kota punya program kalau tidak direspon positif dalam bentuk kolaborasi tidak akan sukses,” ungkap wali kota di sela-sela acara HUT ke-45 Persatuan Perawat Nasional Indonesia tingkat Kota Bandung di Gymnasium Universitas Pendidikan Indonesia, Minggu (17/3/2019).
Di samping itu, wali kota juga memastikan Kota Bandung akan terus meningkatkan fasilitas kesehatan, terutama rumah sakit. Meningkatnya jumlah penduduk di Kota Bandung menuntut pemerintah untuk bisa memenuhi kebutuhan kesehatan warganya.
Saat ini, Pemkot Bandung memiliki tiga rumah sakit yaitu Rumah Sakit Umum Daerah, Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak, serta Rumah Sakit Khusus Gigi dan Mulut.
“Saya berharap sesuai dengan kemampuan anggaran akan terus kita bangun pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan menghadirkan fisik,” tuturnya.





