close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR KOTA

Tidak Cukup Pelatihan, UMKM Butuh Didampingi

Okan
Selasa, 19 Maret 2019 - 16:43:18
in KABAR KOTA
Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Kabarbandung.id – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menegaskan para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) tidak hanya butuh pelatihan saja.

Dia menjelaskan perlu kolaborasi dari berbagai pihak dalam bentuk pendampingan. Hal tersebut diyakininya dapat meningkat kualitas serta ilmu dalam berdagang ditengah persaingan global.

“Jangan sampai pelatihan terus dikasih sertifikat dan lepas gitu aja. Kalau bisa pendampingan sampai dia mandiri. Ini harus berkelanjutan,” katanya, Selasa (19/3/2019).

Ia mengatakan, kehadiran pihak ketiga sangat penting, Untuk itu, ia mengingatkan agar program kerja sama ataupun pelatihan harus memberikan dampak yang lebih nyata dan dirasakan oleh masyarakat.

“Kalau ada program ini bisa jadi partner kita, dan kita butuh keterlibatan stakeholder,” ujarnya.

Sementara itu, Local President JCI Chapter Bandung, Titin Agustina memaparkan, saat ini pihaknya sudah menyusun empat program prioritas yang akan digarap tahun ini. Keempatnya dituangkan dalam sektor Kota, Karsa, Asa dan Daya.

Titin menyatakan, untuk program kota ini JCI merumuskan wujud kepedulian organisasi terhadap Kota Bandung. JCI Chapter Bandung lebih berkonsentrasi pada bidang transportasi, yakni mengampanyekan keselamatan berkendara.

“Itu lebih konsen ke empowering pelatihan pelaku UMKM sehingga mampu mempersapkan diri untuk acara internasional. Daya lebih ke internal organisasi bagaimana developing dan training,” ucap Titin.

Untuk program Karsa, lanjut Titin, JCI ingin membuat sebuah terobosan soal pengelolaan sampah. Yakni menggunakan sampah untuk dimanfaatkan membayar asuransi.

“Karsa itu platform voulenteer, nanti programnya akan kita buat bayar asuransi (BPJS) pakai sampah. Kita akan bekerja sama dengan bank sampah untuk besaran nilainya,” terangnya.

Tags: kabar pemerintahanumkmYana Mulyana
Previous Post

Lindungi Konsumen, Bandung Rilis Kang Ujang

Next Post

Bandung Bertekad Tekan Angka Pengangguran

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.