Kabarbandung – Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana meminta para pendidik untuk mampu meningkatkan kualitas dalam mengajar.
Dengan perkembangan zaman, para pendidik harus bisa mengikuti perubahan dan ditutut mampu memberikan nilai kognitif, afektif dan psikomotorik kepada muridnya.
“Kita sadar bahwa tidak ada bangsa yang maju, makmur, berdaulat, dan dihargai bangsa lain tanpa kemajuan di bidang pendidikan. Kemajuan inilah yang menopang upaya mewujudkan visi Bandung yang unggul, nyaman, sejahtera, dan agamis,”
Wakil wali kota menyadari, mewujudkan pendidikan yang berkualitas bukan sekadar tugas pemerintah. Ada tanggung jawab dunia usaha dan masyarakat sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
?Ketiga komponen ini saling terkait, dan satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan. Bahkan ibarat fondasi yang mengokohkan bangunan pendidikan. Ketika salah satu di antaranya kurang berperan, maka hampir pasti akan berdampak terhadap sistem secara keseluruhan,? paparnya.
Oleh karena itu, ia mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan Seminar Internasional bertema ?Science Education Towards 21st Century skill and Industrial Revolution 4.0? di Aula P4TK IPA, Jalan Diponegoro, Bandung, Rabu (8/5/2019) yang diikuti oleh 300 guru se-Indonesia. Apalagi seminar ini menghadirkan pembicara dari mancanegara.
Sejumlah pembicara yang hadir antara lain Prof. Greg Shaw (Charles Darwin University, Australia), Prof. Masanobu Sakamoto, (Nagoya University, Jepang), William Thornburgh (American Modelling Teacher Association, Amerika Serikat), Gogot Suharwoto dan Soediono (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan) serta Arif Hidayat (Universitas Pendidikan Indonesia).





