Kabarbandung – Program Kang Pisman (Kurangi, Pisahkan, Manfaatkan) diterapkan betul oleh RW 09 Kelurahan Cisaranten Kidul.
Melalui Bank Sampah Sembara yang bergulir sejak November 2018, manfaat program Kang Pisman mulai dirasakan betul oleh masyarakat.
Salah seorang pengurus Bank Sampah Sembara, Nining Herningsih mengatakan saat ini pihaknya mampu menjual 200 kilogram sampah anorganik setiap pekannya.
Soal distribusi hasil pemilahan, Nining menyatakan Bank Sampah Sembara kini sudah memiliki langganan pengepul yang selalu datang setiap pekan.
?Kita mengedukasi masyarakat tentang cara mengurangi sampah, lalu soal pemisahan sampah organik dan non organic. Kita bawa tas dari sampah plastik yang dimanfaatkan.”
?Pemilahan setiap hari, tapi penimbangan pada Sabtu. Soal uangnya seberapa itu urusan belakangan, yang penting membisakan diri dulu saja,” katanya.
Selain itu Bank Sampah Sembara juga memproduksi tas belanja ramah lingkungan. Tas Bank menjual tas ke sebuah perusahaan ritel seharga Rp20.000.
?Kita sudah mendapat persetujuan. Jadi tas ini kita jual di Yomart (pasar swalayan) juga. Jadi yang belanja sih harapannya biar tidak pake kantong plastik,? ungkapnya.





