Kabarbandung.id – Pemkot Bandung sedang menyiapkan lahan basah atau wetland park di Jalan Cilengkrang, Kecamatan Cibiru sebagai salah satu langkah dalam mengatasi masalah banjir.
Lahan basah yang akan diberinama Wetland Park Cisurupan tersebut akan berfungsi sebagai ruang terbuka hijau dan menjadi kolam parkir penampungan sementara air hujan serta mengurangi limpajan banjir.
“Jadi saat musim hujan, fungsinya sebagai penahan air menuju Gedebage. Di saat musim kemarau, fungsinya sebagai tempat cadangan air,” kata Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana.
Selain itu Pemkot berupaya menjadikan Wetland Park Cisurupan sebagai destinasi wisata sehingga dapat memberikan dampak positif lain terutama bagi warga sekitar.
“Tentunya ini untuk meningkatkan potensi ekonomi warga,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Bandung, Didi Riswandi menyebutkan, dalam waktu dekat ini fungsi dasar dari Wetland Park Cisurupan akan selesai digarap.
“Targetnya 3 hari ke depan, jalan untuk pembangunan proyek selesai digarap, lalu dilanjutkan dengan pembangunan kolam-kolam,” ujar Didi.
Ia menyebut, sebanyak 12 kolam akan dibangun di area Wetland seluas 10 hektare ini. Pengerjaan basic function (fungsi dasar) wetland park ini dengan mengerahkan 60 tenaga lapangan DPU meliputi tenaga Pasukan Katak, Jaga Pintu Air, serta tenaga lapangan Unit Reaksi Cepat. Targetnya, pekerjaan akan selesai akhir Agustus 2019 mendatang.
“Untuk arsitekturnya, nanti akan digarap setelah basic function selesai. Basic function yang selesai akhir Agustus ini menjadi fungsi dasar Wetland Park Cisurupan bisa dipakai menampung Parkir Air Hujan Sungai Ciloa,” papar Didi.





