Kabarbandung.id – Remaja menjadi menyumbang terbesar pengguna narkoba di Kota Bandung hingga kini. Bahkan anak kelas 6 sekolah dasar (SD) pun turut menjadi pengguna narkoba berdasarkan data dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung.
Menurut Kepala Seksi Pencegahan dan Pemberayaan Masyarakat BNN Kota Banung, Leonard, sebanyak 81 orang terkena tindak pidana atas kepemilikan dan menggunakan narkoba. Usia produktif mendominasi data tersebut bangka anak yang masih duduk di bangku kelas 6 SD pun turut menjadi pengguna.
“Yang sudah diproses itu 41orang, ini data dari kami dan Polrestabes. Yang pernah kita wawancara itu anak kelas enam SD, pernah kita termukan jenisnya psikotropika,” ujar Leonar dalam acara Bandung Menjawab di Taman Sejarah Bandung, Jalan Aceh, Kamis (27/6/2019).
Leonard menuturkan, pengguna yang masih berada pada usia produktif mendapat bimbingan untuk direhabilitasi. Pasalnya kemungkinan besar pada usia tersebut masih bisa sehat dan tidak kembali menggunakan narkoba.
“Dalam persentase angkanya lumayan besar, ada di 51,14 persen kaum milenial pengguna narkoba. Jadi kami lakukan pendampingan untuk direhabilitasi, dan Alhamdulillah sudah ada yang sehat meskipun belum dikatakan sembuh,” tuturnya.
Terdapat berbagai faktor yang menjerumuskan anak-anak atau remaja pada usia produktif terjerumus ke dunia hitam tersebut. Salah satunya datang dari berbagai permasalahan keluarga.
“Jadi antara hubungan orangtua tidak harmonis, terus juga dengan kesibukan masing-masing jadi jarang berkomunikasi. Jadi peran keluarga ini sangat penting bagi anak-anaknya untuk tidak terjerumus menggunakan narkoba,” pungkasnya. (kur)





