Kabarbandung.id – Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung memprioritaskan untuk terus menggenjot industri kecil demi meningkatkan ekonomi masyarakat.
Selain kuliner, di wilayah yang memiliki empat kelurahan, 55 RW, dan 373 RT itu banyak memiliki produk kerajinan berkualitas seperti pakaian rajut, baju lukis, sabun organik, hingga produk daur ulang.
Camat Buahbatu, Deny Sany mengungkapkan, Pemerintah Kecamatan Buahbatu selalu mendorong warganya untuk mandiri dengan berwirausaha. Diantaranya mengupayakan menggelar berbagai pembinaan lewat optimalisasi lembaga kemasyarakatan. Hal itu agar mutu dan produktivitas produk meningkat.
“Kami selalu bersinergi, bekerja sama dengan lembaga kemasyarakatan, seperti PKK, LPM, dan Karang Taruna,” ujarnya.
Selain pembinaan, kecamatan juga menyertakan warganya untuk mengikuti bermacam pelatihan. Mulai dari pelatihan pemasaran online, pengembangan usaha, keuangan, dan keterampilan sumber daya manusia. Hal itu merupakan bagian dari upaya Kec. Buahbatu dalam mengoptimalkan potensi Usaha mikro kecil menengah (UMKM) lokal.
Hingga kini, pembinaan tersebut lambat laun membuat warga semakin mandiri. Warga bisa mengembangkan usaha, bahkan hingga pemasaran ke luar kota.
“Ini sudah banyak diperdagangkan hingga ke luar kota, sudah banyak yang online,” katanya.





