close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home KABAR KOTA

Warga Kota Bandung Belum Sepenuhnya Kenal Kang Pisman

Kurniawan
Selasa, 17 September 2019 - 18:26:24
in KABAR KOTA
Lima Sampah Plastik Paling Sulit Diurai
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Kabarbandung.id – Sekitar 85,3 persen warga Kota Bandung baru mengenal program Kurangi, Pisahkan, dan Manfaatkan (Kang Pisman) sampah yang digulirkan Pemerintah Kota Bandung. Bahkan baru sekitar 55,03 persen warga Kota Bandung mengikuti program memisahkan sampah.

Hal itu berdasarkan survei yang dilakukan Ganesha Reka Konsultan pada Agustus lalu. Survei ini melibatkan 794 responden?yang tersebar di seluruh wilayah Kota Bandung.

Dalam survei tersebut, sekitar 55,7 persen responden telah mengurangi penggunaan plastik. Sedangkan 52,6 persen responden baru akan memulai memisahkan sampah sesuai jenisnya.

Hal lainnya, sekitar 48,3 persen responden menyatakan mulai membawa tempat makan dan minum sendiri. Namun, kesadaran untuk mengurangi kantong plastik saat berbelanja ternyata masih belum terlalu tinggi. Baru ada sekitar 44,3 persen yang menyadari pentingnya membawa tas sendiri saat berbelanja.

Perlu diketahui, Pemkot Bandung menggulirkan program Kang Pisman sebagai salah satu upaya menyelesaikan masalah sampah di Kota Bandung sejak beberapa tahun lalu.

Namun baru dalam satu tahun terakhir program Kang Pisman terus digaungkan sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sebagai solusi permasalahan sampah.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung, Kamalia Purbani, mengatakan perlu waktu untuk menyukseskan program Kang Pisman. Pasalnya program ini membutuhkan konsistensi agar bisa menjadi budaya baru di Kota Bandung.

?Alhamdulillah kini justu sudah banyak institusi, kelompok, perusahaan, ataupun masyarakat yang justru meminta sosialisasi Kang Pisman,? ujar Kamilia.

Strategi lainnya dilakukan dengan cara mengoptimalkan konsep pentahelix, yakni menjalin sinergitas yang kuat antara pemerintah, pengusaha, akademis, komunitas dan media.

“Kita juga akan kolaborasi dengan dinas lain untuk membentuk kelompok kerja lintas dinas,” pungkasnya.

Tags: kabar bandungkang pismankota bandungsampah
Previous Post

20 Ribu Warga Bandung Diprediksi Ikuti Salat Subuh Berjamaah

Next Post

Bandung Siapkan Bus Ramah Disabilitas

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.