close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home HEADLINE

‘Petarung’ Cantik Penjinak Api

Budiana
Minggu, 12 Januari 2020 - 10:35:40
in HEADLINE, KABAR KOTA
‘Petarung’ Cantik Penjinak Api

Srikandi Pemadam Diskar PB Kota Bandung. (Budiana/Kabarbandung.id)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Bandung – Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung ternyata punya para ‘petarung’ cantik. Namanya Srikandi Pemadam.

Dalam kesehariannya, para perempuan ini bertugas di belakang meja dan berkutat dengan tugas administrasi. Tapi, saat laporan kebakaran datang, mereka akan siap terjun ke lokasi untuk mengatasinya.

Di Kantor Diskar PB sendiri ada tujuh Srikandi Pemadam. Mereka adalah perempuan yang tergolong antimainstream. Mereka bekerja dengan risiko tinggi, bahkan mengancam nyawa.

“Mereka sudah kita latih dan punya kemampuan sebagai petugas pemadam. Saat dibutuhkan, mereka bisa terjun ke lokasi kebakaran,” kata Kabid Kesiapsiagaan Operasi Pemadaman dan Penyelamatan Diskar PB Kota Bandung Kurnia Saputra.

Direkrutnya para perempuan ini adalah bagian dari kesetaraan gender. Tapi, pola perekrutan jelas tak asal-asalan. Mereka pun ditempa dengan keras agar bisa jadi pribadi yang tangguh sebagai petugas pemadam.

Saat memadamkan kebakaran, mereka biasanya ditempatkan sebagai ‘pelapis’. Sedangkan bagian terdepan tentu petugas laki-laki. Tapi, risiko tinggi tetap mengintai para perempuan ini.

“Kalau kebakarannya tidak tertangani (oleh petugas laki-laki), mereka bisa bantu pegang nozzle. Kalau tertangani, mereka bisa pegang logistik, menggulung selang, bahkan mereka bisa jadi sopir,” jelas Kurnia.

Khusus untuk jam kerja, Srikandi Pemadam ini bertugas setiap senin hingga jumat dari pukul 08.00-16.00 WIB alias 8 jam. Ini berbeda dengan petugas laki-laki yang bekerja 24 jam penuh dan libur dua hari di hari berikutnya.

Ratika Yuli Puspita, salah seorang Srikandi Pemadam, mengakui memang pekerjaannya berisiko tinggi. Tapi, hal itu tak dijadikan sebagai mimpi buruk.

Baginya, setiap pekerjaan pasti memiliki risiko sendiri. Soal kecelakaan atau cedera, hal itu menurutnya bisa dialami siapapun tanpa diduga.

“Setiap pekerjaan ada risikonya. Cuma memang kita risikonya lebih tinggi. Tapi, lillahita’ala saja,” tutur Tika, sapaan akrabnya.

Selama bertugas, ia pun bersyukur tak pernah mengalami kecelakaan fatal, begitu juga Srikandi Pemadam lainnya. Tergores, luka bakar, hingga tersayat pun dipandang hal biasa. (bud)

Tags: bandungdamkardiskar pbkebakarankota bandungpemadam kebakaran
Previous Post

Kang Pisman Mejeng di Film Senyum Sabyan

Next Post

Alasan Jangan Membunuh Uar

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.