Bandung – Sebanyak 5.500 pohon kopi akan ditanam di kawasan Bandung Timur. Ini untuk memperingati Hari Menanam Sejuta Pohon Sedunia.
Penanaman pohon yang dilakukan Pemkot Bandung ini rencananya dilakukan Selasa (14/1/2020). Rinciannya, 3.500 pohon akan ditanam di kawasan Ujungberung, 1.500 pohon di Cibiru, dan 500 pohon di Panyileukan.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung Eva Yosida mengatakan penanam pohon adalah salah satu program prioritas. Salah satunya dilakukan melalui program Bandung Menanam Jilid 1.
Tapi, momentum Hari Gerakan Menanam Sejuta Pohon Sedunia jadi kesempatan tepat untuk kembali melakukan penanaman secara serentak.
“Pada hari tersebut, pohon kopi akan ditanam oleh para petani kopi Kota Bandung, para penyuluh, ASN Dispangtan Kota Bandung serta para ASN di kewilayahan seperti Kecamatan Ujung Berung, Cibiru dan Panyileukan,” kata Eva.
Penanam pohon ini juga sebagai upaya untuk menambah ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Bandung. Saat ini Dinas Perumahan Kawasan Permukiman Pertanahan dan Pertamanan (DPKP3) mencatat RTH di Kota Bandung baru mencapai 12,21 persen.
” Menanam pohon pada titik-titik yang tepat, bertujuan selain untuk menambah luasan RTH Kota Bandung, khususnya di wilayah Bandung Timur, juga dapat mengurangi tingkat pencemaran udara sehingga kestabilan lingkungan dapat terjaga,” jelas Eva.
Eva menambahkan, program Bandung Menanam jilid 1 yang kini tengah fokus digarap Dispangtan juga sebagai bagian dari usaha memperbanyak pengikat tanah dan air di kawasan perbukitan. Utamanya dari kawasan perbukitan di sebelah utara yang kerap berdampak langsung terhadap Kota Bandung.
“Oleh sebab itu, kami menganggap program penanaman pohon ini penting. Perlu kita ketahui juga bahwa kesediaan air tanah bisa cepat habis jika faktor pengikat air semakin berkurang. Jadi menanam pohon adalah salah satu solusinya,” pungkasnya. (bud)





