Bandung – Kehadiran Teja Paku Alam membuat Persib Bandung akan ‘menumbalkan’ dua pemain. Aqil Savik dan M Natshir akan turun kasta.
Sebab, dengan kehadiran Teja, kiper Persib jadi menumpuk. Total ada lima kiper yang dimiliki klub berjuluk ‘Maung Bandung’.
Selain Teja, ada I Made Wirawan, Dhika Bayangkara, Aqil Savik, dan M Natshir yang berkutatu dengan pemulihan cedera. Jumlah ini jelas terlalu banyak.
Direktur PT PBB Teddy Tjahjono mengatakan Aqil akan ‘didegradasikan’ ke Bandung United, klub satelit Persib. Hal itu sesuai rekomendasi pelatih kiper Luizinho Passos.
“Supaya Aqil dapat jam terbang, dia akan diturunkan ke Bandung United,” kata Teddy saat dihubungi wartawan, Kamis (16/1/2020).
Bandung United sendiri musim lalu berkiprah di Liga 2. Tapi, di akhir musim tim ini degradasi dan musim depan harus bermain di Liga 3.
Klub ini juga akan jadi tempat bermain bagi M Natshir setelah nanti pulih dari cederanya. Sehingga, secara perlahan ia bisa mengembalikan performa terbaiknya.
“Karena harus tiga kiper (yang didaftarkan klub Liga 1), Deden juga akan ke Bandung United dulu,” ucap Teddy.
Dengan begitu, di Liga 1 2020 nanti Persib hanya akan memakai jasa I Made Wirawan, Dhika Bayangkara, dan Teja Paku Alam.
Inkonsisteni Teddy
Yang menarik dari perekutan Teja adalah inkonsistensi Teddy. Beberapa hari lalu, ia sempat mengatakan tak akan merekrut Teja. Kiper yang ada dianggap sudah cukup.
Bahkan, ia balik bertanya dari mana rumor Teja akan merapat ke Persib. Tapi, tak lama berselang Teja diumumkan sebagai rekrutan pemain anyar ketiga Persib.
Teja sendiri mengatakan sudah menjalin komunikasi dengan Teddy setelah Liga 1 2019 selesai. Itu berarti penjajakan sudah dilakukan kedua pihak sejak Desember lalu.
Tapi, Teddy berdalih. Ia beralasan sebelumnya memang tak perlu merekrut kiper. Di tengah perjalanan, Passos justru membutuhkan kiper.
Sebab, Aqil dinilai sebagai pemain berpotensi. Tapi, di sisi lain Aqil butuh menit bermain lebih banyak. Sehingga, sang pemain sebaiknya dimainkan di klub lain daripada jadi cadangan di Persib.
“Dulu saya menyanggah (akan merekrut Teja) karena memang tidak ada rencana. (Komunikasi setelah Liga 1 selesai) dengan Teja memang ada. Tapi saat itu Teja masih ada kontrak (dengan Semen Padang), belum deal,” jelas Teddy. (bud)





