close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Senin, 20 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home HEADLINE

Aksi Tunanetra Tinggal di Trotoar Berakhir

Budiana
Sabtu, 18 Januari 2020 - 18:39:23
in HEADLINE, KABAR KOTA
Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Bandung – Setelah lima hari tinggal di trotoar, 32 tunanetra akhirnya bisa kembali tinggal di asrama Wyata Guna sejak Sabtu (18/1/2020) sore.

“Bagi yang diusir pihak balai bisa diterima kembali dan dipulihkan semua haknya agar bisa melanjutkan pendidikan (di Wyata Guna) sampai selesai,” kata Elda Fahmi, juru bicara aksi.

Hal itu setelah ada kesepakatan antara Kementerian Sosial dengan mereka. Selain itu, ada juga kesepakatan lain, salah satunya mereka dijanjikan akan difasilitasi bertemu Menteri Sosial dan Dinas Sosial Jawa Barat maksimal dalam dua bulan ke depan.

Itu akan jadi sarana bagi mereka untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Jika tidak diwujudkan, mereka akan kembali menggelar aksi, salah satu opsinya adalah longmarch dari Bandung menuju Jakarta untuk menemui Presiden Joko Widodo.

“Kami difasilitasi akan bertemu Menteri Sosial langsung dan Dinas Sosial Jawa Barat agar dapat mencari solusi untuk tuntutan kami,” ucap Elda.

Asrama Wyata Guna. (Budiana/Kabarbandung.id)

Menurutnya, meski kini diperbolehkan tinggal di asrama dan hak rekan-rekannya dipulihkan, bukan berari perjuangan berakhir. Sebab, tuntutan utama mereka adalah pencabutan Permensos Nomor 18 Tahun 2018.

Sebab, Permensos itu bukan hanya berdampak untuk Wyata Guna, tapi juga tempat lain yang nomenklaturnya berubah dari panti menjadi balai.

“Kami ingin Permensos dicabut untuk memulihkan sistem panti se-Indonesia agar teman-teman di manapun, status apapun, usia berapapun, bisa diterima untuk mendapat pendidikan dasar,” jelas Elda.

Panti yang berubah nomenklatur menjadi balai jelas berbeda. Saat menjadi panti, peserta didik bisa menghuni asrama hingga 17 tahun, tepatnya sejak masuk SD, SMP, SMA, hingga kuliah.

Sedangkan setelah menjadi balai, tempat itu hanya jadi tempat pendidikan lanjutan dengan masa pendidikan enam bulan. Waktu enam bulan juga jadi batas terlama peserta didik tinggal di asrama balai.

Meski masih ada tuntutan yang belum terwujud, Elda dan rekan-rekannya tetap bersyukur. Sebab, mereka kini bisa tinggal lagi di asrama, mendapat pendidikan, serta pemulihan hak yang sempat hilang.

“Terima kasih juga kepada semua pihak atas dukungan, apresiasi, dan semangat yang benar-benar kuat dan berkobat. Sehingga kami bisa bertahan (melakukan aksi selama lima hari),” ucap Elda di sela penutupan aksinya.

Senyum kembali ke asrama. (Budiana/Kabarbandung.id)

Sementara usai menutup aksi, 32 orang itu pun masuk ke dalam Wyata Guna dan menuju asrama. Barang-barang mereka yang semula bertumpuk di trotoar juga turut diangkut.

Mereka dibantu relawan, mahasiswa, hingga driver ojek online yang konsisten mendampingi mereka selama lima hari beraksi. (bud)

Tags: aksibandungdemonstrasikabar bandungkota bandungtunanetrawyata guna
Previous Post

Terkait Sunda Empire, Ridwan Kamil : Banyak Orang Stres di Republik Ini

Next Post

Alotnya Penghentian Aksi Tinggal di Trotoar

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.