close
KABARBANDUNG
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
Minggu, 19 April 2026
  • HOME
  • KABAR KOTA
  • KABAR PERSIB
  • KABAR JABAR
  • KABAR NUSANTARA
  • SERBA SERBI
  • INDEKS
No Result
View All Result
KABARBANDUNG
No Result
View All Result
Home BANDUNG AGAMIS

Dewa Pergi, Rupang Dicuci

Budiana
Minggu, 19 Januari 2020 - 09:50:28
in BANDUNG AGAMIS, HEADLINE

Pembersihan rupang di Vihara Dharma Ramsi. (Budiana/Kabarbandung.id)

Share on FacebookShare on TwitterShare on Whatsapp

Bandung – Hari ini, Minggu (19/1/2020), umat Tri Dharma meyakini para dewa sedang pergi ke kahyangan. Mereka ‘keluar’ dari rupang di vihara atau kelenteng.

Hal ini jadi momentum bagi umat Tri Dharma untuk membersihkan rupang. Dalam istilah umum, rupang ini sering disebut patung. Rupang ini adalah simbol atau perwujudan para dewa dalam keyakinan umat Tri Dharma.

Pembersihan rupang ini adalah ritual untuk menyambut Imlek alias Tahun Baru China. Sehingga, saat Imlek nanti, seluruh rupang sudah bersih.

Prosesi pembersihan rupang ini salah satunya bisa dilihat di Vihara Dharma Ramsi, Cibadak, Kota Bandung. Di sini, belasan umat dengan sukarela membersihkan rupang.

“Membersihkan rupang ini enggak boleh sembarangan. Ada waktunya dan tekniknya juga khusus,” ujar Awa Kwan, umat Vihara Dharma Ramsi.

Air yang digunakan mulai dari air bersih biasa, air bunga, hingga air cendana. Sedangkan peralatan yang dipakai di antaranya lap dan kuas.

Rupang di Vihara Dharma Ramsi. (Budana/Kabarbandung.id)

“Setelah selesai dibersihkan, rupang akan dipasang lagi di tempatnya,” ucap Awa Kwan.

Pembersihan rupang ini butuh waktu dua hingga tiga hari. Sebab, rupang di Vihara Dharma Ramsi cukup banyak.

Jumlahnya ada 27 rupang dengan berbagai ukuran. Rupang di sini adalah yang terbanyak di antara vihara atau kelenteng di Kota Bandung.

Pembersihan rupang di Vihara Dharma Ramsi. (Budana/Kabarbandung.id)

Pembersihan rupang memiliki makna dalam, yaitu umat menyambut pergantian tahun dengan sesuatu yang bersih, termasuk kepribadian. Selain rupang, seluruh area vihara juga dibersihkan.

Sementara sebelum membersihkan rupang dan vihara, umat Tri Dharma biasanya juga melakukan bersih-bersih di rumahnya. Puncak dari perayaan Imlek sendiri adalah ibadah di vihara dan menyalakan lilin pada malam jelang pergantian tahun dalam kalender China. (bud)

Tags: bandungbandung agamisimlekkabar bandungkelentengkota bandungpatungritualrupangvihara
Previous Post

Persib Dihancurkan Selangor FA

Next Post

Braga Terlarang Parkir Masih Dikaji

    Recent News

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Tokoh Tionghoa Jabar Minta Warga Keturunan Tionghoa Tidak Golput

    Selasa, 6 Februari 2024 - 18:42:00
    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Seniman dan Budayawan Bandung Gelar Diskusi Kebudayaan “Ngajabarkeun Abah Anies”

    Minggu, 4 Februari 2024 - 17:35:08
    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Mengenal Sosok Vic Fadlin, Pemuda Kota Bandung yang Raih Gelar Mister Grand Tourism Indonesia 2024

    Jumat, 2 Februari 2024 - 13:20:48
    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Safari Politik Capres Anies ke Jawa Barat Naikan Elektoral Positif

    Rabu, 31 Januari 2024 - 19:37:18
    KABARBANDUNG

    © 2021 Kabar Bandung

    Navigate Site

    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Beriklan
    • Pedoman Media Siber

    Follow Us

    No Result
    View All Result
    • HOME
    • KABAR KOTA
    • KABAR PERSIB
    • KABAR JABAR
    • KABAR NUSANTARA
    • SERBA SERBI
    • INDEKS

    © 2021 Kabar Bandung

    • 2021 Nhra Helmet Rules
    This website uses cookies. By continuing to use this website you are giving consent to cookies being used. Visit our Privacy and Cookie Policy.